Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Polisi dan DKP Temukan Daging Sapi Oplosan Daging Babi di Tiga Pasar Kota Tangerang

Barang bukti daging babi yang dioplos dengan daging sapi di tiga pasar di Kota Tangerang, Banten. Foto : Ant.
Tangerang -
Kondisi masyarakat menjelang Idul Fitri 1441 H acap kali dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk mengeruk keuntungan. Setelah beberapa waktu lalu Polrestabes Bandung membekuk komplotan penjual daging babi yang disulap seolah daging sapi, ternyata hal itu juga terjadi di daerah lain.

Belum lama ini Polresta Kota Tangerang membekuk pengusaha nakal yang mengoplos daging sapi dengan daging babi di sejumlah pasar di sana. Petugas Polresta Kota Tangerang dibantu Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang mengungkap peredaran daging sapi yang dioplos daging babi di tiga pasar yakni pasar Ciledug, Bengkok, dan Malabar.

Kapolres Metro Kota Tangerang Kombes Pol. Sugeng Hariyanto, Minggu (17/5/2020), mengungkapkan hal itu kepada sejumlah wartawan. Ia mengutarakan, dari tiga pasar yang disidak, mereka menemukan pedagang yang berusaha curang dengan mengoplos daging sapi dengan daging babi.

“Ketika kami telusuri para pedangang mendapatkan pasokan dading babi tersebut dari saudara AHM. Maka kita tindak yang bersangkutan dengan menyita barang bukti daging oplosan siap jual. Rinciannya daging sapi seberat 65,3 kilogram dan babi 36,6 kilogram,” ungkapnya.

AHM pun kini sudah berstatus sebagai tersangka. Namun, Kapolres belum mau mengungkapkan dari mana tersangka AHM mendapatkan daging babi yang dioplos dengan daging sapi itu. 

Berdasarkan informasi dari pihak Kepolisian, AHM yag ditangkap tersebut telah menjalankan praktek ilegal tersebut selama dua tahun belakangan.

Namun baru dua bulan menjalankan operasinya ini selama dua bulan belakangan di sejumlah pasar di Kota Tangerang.

Bisnis jual beli daging sapi belakangan memang meningkat terutama disaat menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri. Biasanya pada bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri masyarakat meningkat permintaan daging sapi. Hal itulah yang membuat mereka gelap mata dan memanfaatkan kesempatan untuk mengelabuhi konsumen.

Dinas Ketahanan Pangan dibantu pihak Kepolisian akan terus melakukan sidak disejumlah pasar tradisional untuk menekan tindakan ilegal tersebut. Ada kemungkinan daging oplosan itu tidak hanya beredar di tiga pasar itu. Meskipun demikian, Kepolisian dan Tim DKP Kota Tangerang baru menemukannya di tiga pasar itu. (RTM/ANT)



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.