Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Sering Terjadi Pemadaman Listrik di Payahe, PLN Kota Tikep Diminta untuk Memperhatikan Aspirasi Warga

Warga Kelurahan Payahe, Kecamatan Oba, Kota Tikep, saat mendatangi PLN Payahe pada 6 Mei 2019 setahun silam. Mereka memprotes pemadaman listrik dan mempertanyakan mesin yang dipinjamkan ke PLN Weda. Kini, setahun berlalu, namun persoalan pemadaman listrik masih saja terjadi di Kelurahan Payahe. Foto : Zonamalut. 
Tidore - Masyarakat Kelurahan Payahe, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan resah dengan adanya pemadaman listrik di malam hari.

Kejadian itu tidak hanya sekali dua kali saja, melainkan sering terjadi. Hal itu diungkapkan salah satu warga Payahe, M. Sukron Hi Ahmad, Sabtu (16/5/2020). Ia menyampaikan bahwah pemadaman listrik ini terjadi hampir setiap malam, sehingga mereka resah. Sukron menandaskan, listrik merupakan kebutuhan mendasar, namun pihak PLN Payahe belum juga mengatasi persoalan ini.

"Jika memang terjadi pemadaman listrik ini dengan alasan ganganggun jaringan, kenapa tidak diberitahukan kepada masyarakat sebelumnya, biar masyarakat juga tahu.  Jangan asal matikan listrik dan tidak ada alasan sama sekali," ungkapnya dengan nada kesal.

Sukron mengatakan, masyarakat sempat menghubungi pihak PLN Payehe mengenai kondisi listrik di keluarahannya. Ia juga mempertanyakan mesin genset yang diberikan oleh Pemerintah Kota Tikep ke masyarakat yang ada di Keluarahan Payahe apakah masih dapat dipergunakan atau tidak. Masyarakat menginginkan apabila ada pemadaman diberitahukan sebelumnya dan mesin genset yang ada di kelurahan bisa dihidupkan untuk memenuhi kebutuhan listrik selama pemadaman.

"Sangat tidak logis kalu pemadaman itu tejadi di PLN Rayon Sofifi. Harus berdasarkan SOP di atas 4 jam, di bawah 4 jam mesin Payahe tidak bisa diaktifkan. Mengapa harus di atas 4 jam?" tandas Sukron.

Ketika ditanya soal SOP, apakah SOP itu ada di PLN Payahe atau tidak? meraka bilang tidak ada di PLN Payahe, semua ada di PLN Rayon Sofifi. Pernyataan yang disampaiakan oleh PLN Payahe, yang menurut masyarakat tidak masuk akal dan sangat naif. 

"Sebagai masyarakat kita akan mempertegas bahwa jika ini terjadi terus menurus, maka kami akan lakukan aksi palang kantor PLN Payahe," tegas Sukron.

Kepala PLN Payahe, Sukri, manyampaikan soal SOP pemadaman listrik itu memang benar itu dari PLN Sofifi. "PLN Payahe tidak bisa lari dari SOP itu," ujar Sukri.(DAR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.