Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Telusuri Riwayat Kontak dengan Mendiang Sekta Kota Tikep, 163 Orang Jalani Rapid Test

Untuk mencegah penyebaran covid-19 setelah almarhum Sekda Kota Tikep Asrul Sani Soleiman dinyatakan positif covid-19, Pemkot Tikep memeriksa 163 orang yang pernah kontak dengan almarhum. Foto : Sukadi
Tidore
- Terhitung sejak dua hari ini, sebanyak 163 orang telah dilakukan rapid test termasuk keluarga mendiang almarhum Sekda Kota Tidore Kepulauan Asrul Sani Soleiman yang dinyatakan positif Covid-19.

163 orang itu dilakukan rapid test karena merasa melakukan kontak erat dengan almarhum Sekda Kota Tidore yang meninggal dunia pada 23 Mei 2020 pekan lalu. Rapid test itu dilaksanakan di halaman Kantor Wali Kota Tidore dan Posko Utama Covid-19 tepatnya di depan Dinas Kesehatan Kota Tidore Kepulauan.

Dari 163 orang yang menjalani pemeriksaan rapid test oleh Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tidore Kepulauan, sebanyak 4 orang yang dinyatakan reaktif.

"Total rapid test hari ini 163 orang yang reaktif 4 orang dan non reaktif 159 orang," kata Juru bicara Gugus Tugas Kota Tidore Kepulauan Saiful Salim saat dikonfirmasi Bizlawnews via WhatsApp.

Saiful menjelaskan bahwa 4 orang yang dinyatakan reaktif itu 2 adalah pasien yang sebelumnya sudah dirawat di RS Tidore Kepulauan dan 2 lagi didapatkan dari hasil tracking.

"Dengan rincian, 2 reaktif rapid test didapat dari hasil rapid tracking kontak dan 2 lagi dari pasien yang sebelumnya sudah rawat di RS," tuturnya.

Sementara ditanya terkait dengan status 2 orang yang dinyatakan reaktif dari hasil tracking kontak apakah dari kalangan keluarga almarhum atau dari kalangan ASN dan Anggota DPRD.

Lantaran banyaknya Anggota DPRD Kota Tidore yang tergabung dalam Pansus DPRD dan ASN serta keluarga almarhum yang melakukan rapid test. "Satu keluarga kontak erat dan 1 ASN tapi bukan pejabat," pungkas Ipul, sapaan akrab Saiful Salim.(LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.