Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Temui Gugus Tugas Covid-19 Halteng, Karyawan PT IWIP Minta Akses Jalan Dibuka Sebelum 06.00 WIT

Perwakilan karyawan PT IWIP meminta agar akses jalan ke perusahaannya dibuka sebelum pukul 06.00 WIT agar mereka tidak telat ke perusahaan. foto : Masdar Hi Ahmad.
WEDA- Pada Senin, 4 Mei 2020, perwakilan karyawan PT IWIP yang berasal dari Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan, menemui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng).

Mereka meminta agar Tim Gugus Tugas PP Covid-19 Halteng membukakan akses jalan menuju PT IWIP sebelum pukul 06.00 WIT. 

Menurut salah satu perwakilan karyawan PT IWIP asal Kecamatan Oba, Samsir, menyampaikan bahwa jalur menuju perusahan yang ditutup oleh Tim Gugus Tugas PP Covid-19 Halmahera Tengah mulai Pukul 21.00 sampai Pukul 06.00 WIT itu dapat menggangu aktivitas mereka yang melintas jalur tersebut. Para karyawan itu beralasan, mereka terburu-buru dengan ketentuan waktu yang di tetapkan pihak perusahan yaitu pukul 05.30 sudah harus berada di lokasi.

Sebagai karyawan, dia meminta kepada Ketua Tim Satuan Guggus Covid-19 agar mempertimbangkan keluhan tersebut. Hal itu agar mereka tidak resah dalam perjalanan karena terburu-buru dan dapat telat masuk kerja.

Perwakilan karyawan itu diterima oleh Ketua Satuan Gugus Tugas PP Covid-19 Muh. Ridha Saleh. Ia menjelaskan, penutupan jalur tersebut merupakan intruksi dari Bupati Halmahera Tengah di mana dalam intruksi tersebut, Bupati meminta kepada Tim Satgas agar menutup jalur di depan Posko yang menuju Weda mulai dari pukul 21.00 (Malam) sampai dengan pukul 06.00 WIT (pagi). "Tujuan penutupan jalur masuk ke Weda itu agar wabah Covid-19 tidak tersebar ke Halteng. Sehingga kami menutup jalur itu," papar M. Ridha Saleh.

Apabila ada keinginan karyawan agar akses tersebut dibuka sebelum pukul 06.00 WIT, maka semua ini harus dikoordinasikan dengan Bupati Halteng. Apalagi penutupan tersebut disampaikan dalam instruksi Bupati yang sifatnya resmi.

Hingga berita ini diturunkan, hasil dari permohonan karyawan tersebut disetujui atau tidak masih ditangan Bupati Halteng. (DAR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.