Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Untuk Rencana Penutupan Pintu Masuk Kota Tidore, Direncanakan Akan Dicairkan Anggaran Covid-19 Rp.12 Milyar

Kepala Bagian Keuangan Kota Tidore Kepulauan Mansyur. Foto : Sukadi.
TIDORE - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Provinsi Maluku Utara menyiapkan anggaran penanganan Covid-19 melaui Dana Tak Terduga (DTT) sebesar Rp 45 Milyar.

Dari total DTT Kota Tikep sebesar Rp 45 Milyar, pemerintah kota melalui Tim Satgas Covid-19 telah mengunakan pencairan angaran sebesar Rp 9,9 milyar.

Kepala Bagian (Kabag) Keuangan Kota Tikep Mansyur saat dikonfirmasi media ini di kantor Wali Kota (5/5) mengatakan, untuk angaran penanganan Covid-19 melalui Dana Tak Terduga (DTT) sebesar Rp 45 Milyar.

"Angaran Covid-19 di angarakan melalui Dana Tak Terduga (DTT) Kota Tidore Sebesar Rp 45 Milyar," ungkap Mansyur, Kabag Keuangan Pemkot Kota Tidore Kepulauan.

Ia menambahkan, dari total angaran Covid-19 sebesar Rp45 Milyar Tim Satgas telah melakukan pencairan sebanyak dua kali, pencairan di tahap pertama Rp.2,5 Milyar dan tahap kedua dicairkan sebesar Rp.7,4 milyar hingga total sebesar Rp 9,9 milyar yang sudah dicairkan.

"Tim Satgas Kota Tidore Kepulauan telah melakukan pencairan sebesar Rp.9,9 Milyar dari total angaran sebesar Rp.45 milyar," ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, untuk saat ini pemerintah melalui Satgas Covid-19 merencana mencairkan anggaran sebesar Rp.12 milyar untuk dibagikan ke masyarakat dalam bentuk sembako, karena Pemerintah Kota Tidore Kepulauan merencana melakukan penutupan pintu musuk ke Kota Tidore Kepulauan.

"Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, merencana menutup pintu masuk ke Kota Tidore hingga pemerintah merencanakan memberikan bantuan kepada masyarakat berupa sembako," kata Mansyur.

Dia menambahkan, anggaran penanganan Covid -19 sebesar Rp 45 milyar melalui Dana Tak Terduga (DTT) tidak tergabung dengan angaran dana desa (ADD).(LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.