Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Anggota DPRD Karanganyar Pertanyakan Penggunaan Dana Refocusing Anggaran untuk Covid-19

Anggota DPRD Karanganyar, Endang Muryanti.
Karanganyar -
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karanganyar dari Fraksi PDI Perjuangan, Endang Muryanti, mempertanyakan anggaran yang direfocusing dari setiap organisasi pemerintah daerah (OPD) Karanganyar yang mencapai Rp 202 miliar untuk penanggulangan Covid-19.

‘’Sebagai wakil rakyat kami justru harus mempertanyakan itu. Sebab saat ini hampir semua OPD sambat tidak ada dana untuk kegiatan, sehingga Juni ini sampai seterusnya mereka nganggur karena tidak ada dana untuk berkegiatan. Sebab anggarannya dipangkas untuk covid semua,’’ kata Endang kepada wartawan.

Seharusnya semuanya jelas untuk apa dana itu direfocusing. Digunakan untuk apa, progresnya sampai dimana, kalau ada kendala apa jenisnya, dimana sehingga Dewan bisa membantu menyelesaikan. Ini tidak, semuanya buta.

Sebagai anggota Dewan yang notabene wakil rakyat, dia tidak pernah tahu diapakan saja dana sebesar itu, digunakan untuk apa, semuanya gelap. Di satu sisi dimana-mana rakyat mengeluh PHK, produksi macet, rugi, tidak ada masyarakat bergerak, jatuh semua.

Yang dia tahu, itupun lewat selentingan dimana-mana, dana digunakan untuk sembako. Itu jelas dananya yang diketahui ada Rp 18 miliar. Dinkes mengeluarkan Rp 7 miliar untuk beli APD, untuk disinfektan, sama dengan BPBD yang katanya untuk menyemprot kota sehingga perlu dana Rp 3 miliar.

‘’Nah, lainnya untuk apa? Dana untuk membantu UMKM, dana untuk sembako, dana bantuan langsung tunai, itu dari APBN. Yang dari daerah belum kelihatan. Lah, terus dana refocusingnya mana? Katanya Rp 202 miliar, katanya dana OPD sampai habis. Lah wujudnya mana?’’ kata Endang yang mantan Ketua DPC PDI Perjuangan.(SMS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.