Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Bupati Halteng : Menuju Era New Normal, Guru Harus Lebih Kreatif dan Disiplin

Bupati Halteng Edi Langkara berpesan agar guru lebih kreatif dan disiplin dalam menjalankan profesinya.
WEDA
- Kamis, 11 Juni 2020 ini, diselenggarakan Rapat Kordinasi Pendidikan Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) dengan tema Sistem Pendidikan Masa Pandemi Covid-19 Memasuki Era New Normal.

Bupati Halteng Edi Langkara dalam arahannya mengatakan, permasalahan pendidikan saat ini karena komitmen guru pada profesinya belum maksimal.  Hal ini dibuktikan dengan masih banyak guru yang belum memiliki perencanaan pembelajaran atau persiapan mengajar dengan baik.  "Bahkan ada guru yang pada saat mengajar tidak memiliki perencanaan pembelajaran,"keluh Edi Langkara.

Ia memaparkan, banyak guru yang belum disiplin, banyak yang datang terlambat mengajar kesekolah, dan tidak ada upaya mengejar keterlambatan materi saat berhalangan mengajar dengan alasan izin sakit.

"Akibatnya daya serap kurikulum tidak tuntas sehingga siswa tidak menguasai materi atau sejumlah kompetensi yang diharapkan," ucapnya.

Edi Langkara juga mengungkapkan, banyak guru yang mendapat tunjangan sertifikasi dan tunjangan daerah terpencil,  tapi sepertinya tidak berpengaruh pada peningkatan kinerja.

Bupati Edi Langkara juga mengutarakan, sebagian besar kepala sekolah tidak melakukan supervisi kepada guru sebagai fungsi kontrol dan pengawasan pada guru. Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diperuntukan untuk belanja buku pembelajaran, tidak dibelanjakan secara proposional, sehingga masih banyak siswa yang kekurangan buku pembelajaran dengan rasio satu siswa banding satu buku.

Bupati juga mengatakan,  pembinaan kreativitas siswa sebagai salah satu indikator,  mutu pendidikan melalui kegiatan olahraga dan kesenian juga belum berjalan dengan baik.

Lantaran permasalah-permasalahan yang diungkapkan tadi, Edi Langkara merencanakan akan membuat skema pembelajaran memasuki era new normal, proses pembelajaran melalui TV Kabel, youtube,  Google Zoom,  tatap muka terbatas, serta melalui buku.

Bupati menambahkan, pihak sekolah harus bekerja sama dengan orang tua untuk lebih intensif lagi membuat pengawasan belajar siswa dari rumah.

"Apabila pembelajaran tatap muka terbatas dilakukan maka sekolah harus membuat SOP protokol kesehatan," tutupnya.(DAR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.