Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Bupati Halteng Temui Massa Aksi RBR di Posko Moreala

Bupati Halteng Edi Langkara didampingi Wakil Bupati Abd. Rahim Odeyani dan Satgas Covid-19 menemui massa di Posko Moreala, Senin (1/6) kemarin. Tuntutan massa akan dipenuhi. Foto : Masdar Hi Ahmad
Weda - Bupati Halmahera Tengah (Halteng) Edi Langkara didampingi Wakil Bupati Abd. Rahim Odeyani, Sekretaris Daerah serta beberapa pimpinan OPD yang tergabung dalam Satuan Gugus Tugas Covid-19 menemui pengunjuk rasa yang tergabung dalam Rakyat Bela Rakyat (RBR) dan Organda di pintu masuk siaga Covid-19 Moreala, Senin (1/06/2020).

Bupati Edi Langkara dalam kesempatan itu mengatakan, Pemerintah Kabupaten Halteng mengucapkan terima kasih kepada komunitas Rakyat Bantu Rakyat ( RBR ) dan Organda Halteng yang telah berpartisipasi memberikan gagasan pikiran dalam membantu menyampaikan aspirasi masyarakat Halmahera Tengah khususnya di Weda dalam situasi pandemi covid-19.

Para pengunjuk rasa menyampaikan tuntutannya kepada pemerintah daerah terkait Instruksi Bupati Nomor 35/UM/2020, tempat karantina dan transparansi anggaran Covid-19.

Menurut Bupati, subtansi dari tuntutan dimaksud sudah dibahas untuk mendapatkan solusi dari pikiran dan pandangan bagi warga yang merasa dirugian dari sisi kebijakan pemerintah daerah karena instruksi tersebut.

"Satu poin yang paling penting adalah semangat kita bersama menginginkan Halmahera Tengah terbebas dari wabah covid-19," kata Edi Langkara yang akrab disapa Elang.

Ia menambahkan, tempat karantina sudah hampir rampung dan tinggal beberapa tahapan saja dalam pengerjaan. "Tempat karantina di Kantor SKB sudah 80%, di rumah Dinas Kediaman Wakil Bupati juga diperuntukan untuk tempat karantina," tambah Elang.

Bupati juga mengungkapkan bahwa sebanyak 21 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Zona Merah, yang masuk ke Weda tanpa ada Surat Keterangan Rapid Test dan lolos masuk telah dikembalikan lagi ke daerah asal.

Bupati juga menandaskan kepada masyarakat yang berdomisili di Halteng dan telah telanjur keluar ke zona merah, apabila balik ke Halteng dapat melaporkan kepada pemerintah daerah atau Satgus covid-19 untuk dapat dicarikan solusi dan ditangani secara baik.

Ada beberapa poin aspirasi yang nantinya perwakilan dari RBR dan pihak organda duduk bersama bupati, wakil bupati dan Satgus Covid-19 untuk membicarakan beberap permasalahan penting terkait Intruksi Bupati Nomor 35/UM/ 2020 dan tranparansi anggaran Covid-19.(DAR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.