Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Dari 182 PNS Halteng Terima SK, Tenaga Guru Terbanyak 85 orang

Bupati Edi Langkara menyerahkan SK PNS di Aula Kantor Bupati Halteng. Foto : Masdar.
WEDA
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Halmahera Tengah (Halteng)  Maluku Utara (Malut)  Rabu (17/6) sore tadi menyerahkan Surat Keputusan (SK)  tentang Pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS)  dan pengambilan sumpah janji PNS di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Halteng bertempat di Aula Kantor Bupati.

Bupati Halteng Edi Langkara dalam sambutannya mengatakan, beberapa saat yang lalu telah kita saksikan bersama penyerahan surat keputusan tentang pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan hari ini pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Bagi PNS yang tidak hadir hari ini, diagendakan untuk dilantik dan diambil sumpahnya pada waktu berikut," ucap Elang sapaan akrab Bupati Halteng Edi Langkara.

Ia menambahkan, PNS secara otomatis sudah diikat dengan tugas dan kewajiban dan larangan sesuai dengan peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Perubahan predikat dari CPNS menjadi PNS berpengaruh dalam perubahan pola kerja dan pola pikir haruslah bermental baik harus mampu memberi pelayanan yang terbaik dan penuh tanggung jawab terhadap tugasnya serta mampu menyesuaikan dengan lingkungan baru.

Bupati Edi Langkara juga berpesan, mereka diharapkan dapat membantu pemerintah untuk terciptanya good governance di lingkungan Halteng.  "Karena penyelenggaraan suatu pemerintahan yang baik sangat ditentukan oleh kualitas dan kemampuan yang ada di pundak kita semua," jelasnya.

Lanjutnya, saudara-saudara diharapkan hadir memberikan kontribusi dan daya gerak yang kuat terhadap dinamika di lingkungan kerja kalian. Jalan itu pula perlu kiranya saya kemukakan bahwa kunci keberhasilan pelaksanaan tugas adalah netralitas dan profesionalisme aparatur,  netralitas mengandung arti bahwa PNS tidak berpihak kepada golongan dan kepentingan tertentu seperti hak sipil adalah kepada rakyat kepada bangsa dan negara.

"Kepada seluruh tanah air kita harus mampu melayani masyarakat dari semua golongan secara adil ,jujur ,amanah.tanpa memandang suku maupun agama tertentu, karena  itulah harus selalu siap tanggap dan fleksibel dalam menghadapi tantangan dan perubahan zaman," cetusnya.

Bupati juga berpesan,  acara ini tidak hanya sekedar sebagai suatu sesuatu yang sifatnya ceremony semata tetapi lebih dari itu tujuan dan makna yang terkandung dalam peristiwa pelantikan ini harus benar-benar diresapi dan dimaknai dalam diri masing-masing sebagai pelimpahan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur sipil negara yang telah diikrarkan, harus memiliki suatu tanggung jawab besar di kemudian hari sebab sumpah yang diucapkan selain disaksikan oleh kita, juga disaksikan oleh Allah SWT,  Tuhan Yang Maha Esa.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian pendidikan,  dan SDM (BKPSDM), Halteng Bahri Sudirman dalam laporannya mengatakan,  182 PNS yang baru saja diambil sumpah janji, merupakan lulusan CPNS tahun anggaran 2018 lalu.

"Dari 182 yang telah diambil sumpah janji, itu terdiri dari tenaga guru sebanyak 85 orang, tenaga kesehatan 69, dan tenaga teknis sebanyak 28 orang,"jelasnya. (DAR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.