Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Gandeng Perusahaan Korea, Pelindo III Bangun Gudang Pendingan di Teluk Lamong

Suasana aktivitas pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo III. Foto : Ist.
Surabaya -
PT Pelindo III bekerja sama dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah melakukan penandatanganan Non Disclosure Agreement (NDA) antara Pelindo III dengan perusahaan SK Engineering and Construction dari Korea Selatan (Korsel).

Pelindo III bersama perusahaan Korea tersebut berencana akan membangun fasilitas cold storage atau gudang pendingin dengan teknologi pemanfaatan liquified natural gas (LNG) di Terminal Teluk Lamong (TTL), Surabaya.

Kegiatan penandatanganan dilakukan secara daring dari tiga lokasi yang berbeda, yaitu BKPM dari Jakarta, Pelindo III dari Surabaya, dan SK Engineering and Construction dari Korea.

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal BKPM Farah Ratnadewi Indriani memberikan apresiasi kepada Pelindo III dan SK Engineering and Construction karena tetap optimis untuk melakukan kerja sama di tengah pandemi.

“Saya sangat menghargai jalinan kerja sama antara Pelindo III dengan SK Engineering and Construction karena walaupun di tengah pandemi Covid-19 semua masih menunjukkan langkah positif untuk berinvestasi di Indonesia. Ini sangat penting, tidak hanya untuk BKPM, tetapi juga untuk Indonesia sebagai negara, ini juga menunjukkan hubungan yang baik antara Korea dan Indonesia dan berharap dapat melihat semakin banyak kerja sama di masa depan,” ujar Farah dalam keterangan resmi, Senin (8/6).

Sementara itu, Anggota Komite BKPM Yukki Nugrahawan Hanafi juga mengapresiasi langkah Pelindo III dan SK Engineering and Construction karena komitmen dari semua pihak sangat diperlukan. “Saya ucapkan selamat untuk Pelindo III dan SK Engineering and Construction yang pada hari ini melakukan penandatanganan NDA meskipun di tengah pandemi ini. Semoga ke depan dan tidak lama lagi dapat dilanjutkan ke MOU dan segera terealisasi kerjasama yang baik antar dua perusahaan dan dua negara,” katanya.

Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo III Toto Nugroho menyebut bahwa ini adalah kesempatan yang baik untuk menjalin kerja sama karena dapat meningkatkan nilai dari masing-masing perusahaan dan mempererat hubungan antar dua negara antara Indonesia dan Korea, di mana pasca pandemi Covid-19 kesempatan untuk berusaha akan semakin luas.

“Terima kasih kepada SK Engineering and Construction yang telah tertarik dan bersedia untuk melakukan penjajakan lebih dalam dimana dengan dilakukan penandatanganan NDA maka akan selanjutnya kedua belah pihak akan menindaklanjuti lebih dalam dengan membuat tim yang tugasnya untuk melakukan pembahasan lebih detail, dan semoga dengan kerja sama ini nantinya dapat menambah nilai ekonomi untuk perusahaan dan untuk kedua negara,” jelas Toto.

Adanya fasilitas yang memadai seperti cold storage ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengguna jasa pelabuhan di Jawa Timur dan Indonesia pada umumnya. Pembangunan fasilitas ini untuk menjaga ketersediaan logistik bahan pangan seperti daging, ikan, sayur dan buah yang memerlukan mesin pendingin agar lebih awet dan tidak mudah busuk sehingga dapat menekan biaya.(ID)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.