Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Guna Pemerataan Akses Komunikasi 4G, Pemkab Halteng Bangun Tower Telekomunikasi di Patani Barat

Bupati dan Wakil Bupati Halteng meletakkan batu pertama pembangunan tower telekomunikasi di Patani Barat,  Rabu (24/6/2020).
Weda 
- Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara (Malut),  Rabu (24/6/2020) melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan tower telekomunikasi di Desa Bobane Jaya Kecamatan Patani Barat. 

Pembangunan tower telekomunikasi dengan ketinggian 72 Meter ini dibuat dengan memakai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)  Tahun 2020 sebesar Rp.  2.592.000.000 dengan waktu kerja selama 90 hari kalender. 

Bupati Halteng Edi Langkara dalam sambutanya mengatakan, pembangunan tower telkomunikasi itu agar seluruh Halteng dapat menikmati jaringan komunikasi 4G. 

Meskipun telekomunikasi bukan merupakan hal wajib yang harus dilakukan pemerintah daerah,  namun pihaknya ingin agar seluruh wilayah Halteng dapat dilayani untuk infrastruktur komunikasi. 

"Yang menjadi urusan wajib Pemda itu adalah pelayanan kesehatan, pendidikan, perumahan, air bersih, listrik dan sebagainya," ucap Bupati Halteng Edi Langkara. 

"Telkomonikasi bukan menjadi urusan wajib bagi setiap pemerintah ditingkat kabupaten dan kota. Tetapi tower ini menjadi satu keinginan yang kuat atas kepentingan kita bersama, maka dengan anggaran yang cukup besar mau tidak mau, Pemda harus  Alokasikan untuk pembangunan jaringan 4G ini," tambahnya. 

Menurutnya, mengapa pembangunan tower itu di Patani Barat, karena kalau tidak dibangun tower setinggi 72 Meter,  maka di Patani Barat itu tidak bisa memakai jaringan 4G. 

Tower setinggi 72 meter ini dimaksudkan agar dia menangkap signal dari Ternate, Akelamo, Oba dan kilometer 8 antara Weda dan Payahe, kemudian Weda kota, Tanjung ulie, Dotte dan Patani Barat. 

Orang nomor satu Halteng ini juga mengatakan, di bulan ini pula Pemda Halteng,  akan membangun satu tower lagi yang tingginya 90 meter di wilayah Kecamatan Patani, sehingga di seluruh kawasan Patani dan Pulau Gebe bisa merasakan hal yang sama seperti di Desa-Desa yang lain.  

"Pada tahun depan seluruh Halteng sudah di pastikan semuanya menggunakan Teknologi Jaringan 4G itu sendiri," tuturnya. 

Sementara Kadis Kominfo Halteng,  
M. Ridha Saleh mengatakan,  insfrastruktur telekomunikasi merupakan struktur fisik yang menjadi dasar jaringan komunikasi dan sebagai pendukung komunikasi jarak jauh. 

Telekomunikasi ini dibutuhkan manusia untuk menyampaikan dan menerima pesan jarak jauh. 

"Apalagi di era globalisasi ini,  informasi mempunyai nilai ekonomi yang cukup signifikan,  kemampuan untuk mendapatkan,  memanfaatkan,  dan mengelolah informasi mutlak di miliki suatu daerah karena untuk memicu pertumbuhan ekonomi, " jelas M. Ridha Saleh. 

Sementara anggaran yang digunakan untuk pembangunan tower telekomunikasi itu sesuai Kontrak Nomor : 555/39/2020 sebesar Rp. 2.592.000.000 dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender. Pembangunan tower ini akan dilaksanakan oleh CV. Mata Rajawali. 

Dia berharap,  dengan adanya tower ini,  masyarakat bisa mengakses komunikasi dan informasi yang baik. (DAR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.