Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Guru Besar Untan Pontianak Sebut VCO Dapat Membunuh Virus Corona

Pontianak - Guru Besar Ilmu Kimia Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Thamrin Usman mengatakan, minyak kelapa murni atau virgin coconut oil (VCO) dapat membunuh virus corona penyebab Covid-19.

Menurutnya, khasiat VCO tersebut sudah terbukti ampuh dalam mengobati pasien positif Covid-19.

Dikatakannya, beberapa pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien positif Covid-19 di Pontianak yang mengonsumsi VCO dapat sembuh.

"Ada tiga dokter yang saya berikan treatment VCO. Hasilnya mereka dapat sembuh dari Covid-19. Dua dokter umum berstatus reaktif dan satu dokter spesialis berstatus positif Covid-19, mereka sembuh," kata mantan rektor Untan itu dilansir dari laman iNews Minggu (7/6).

Selain itu, disebut Thamrin, staf di kantornya juga sudah membuktikan. Para stafnya itu sempat diisolasi di RSUD Dr Soedarso karena hasil tes cepatnya reaktif yang diduga tertular dari istrinya yang positif Covid-19.

"Kemudian ada lagi staf saya kena, semua kami anjurkan minum VCO, alhamdulillah sembuh semua," katanya.

Dijelaskannya, respons di tubuh mereka yang minum VCO bermacam-macam. Ada yang setelah minum menjadi mual dan buang air besar, tetapi ada pula yang tidak merespons. Namun, mereka menyatakan kondisi tubuhnya segar dan tidak lemas.

"Mereka menjadi dapat tambahan energi. Karena orang-orang yang kena ini (Covid-19) ada kayak letih dan lemas. Dengan minum VCO, kita tahu lemak, lipid ini kan energi. Jadi selain menjadi sumber energi, VCO juga bisa merusak sel virus itu," katanya.

Dia menambahkan, meskipun pasien Covid-19 mengonsumsi vitamin C dan bentuk-bentuk immune boosting lainnya, tidak akan menimbulkan efek negatif dengan minum VCO. Justru mereka mendapatkan manfaat lebih karena VCO menjadikan tubuh segar.

"Treatment tidak murni hanya VCO. Tetapi jika dia makan vitamin dan lainnya dan juga minum VCO, mendapatkan keuntungan, salah satunya badannya tambah segar. Artinya VCO itu juga sebagai sumber energi, pemberi energi, karena kandungan lipid (lemak) yang ada pada VCO," katanya.

Antivirus pada VCO

Menurut Thamrin, penggunaan VCO orientasinya selain untuk menaikkan imun juga berfungsi merusak dinding sel, baik itu virus maupun yang sejenisnya.

"Ini sebenarnya tidak khusus untuk corona. Virus lain juga, contohnya hepatitis. Testimoni dari orang yang berpenyakit hepatitis, treatment dengan VCO jadi sembuh," katanya.

Meskipun begitu, Thamrin mengatakan VCO tidak bisa disamakan dengan manfaat yang ada pada madu. Sebab secara kimia, yang diandalkan pada VCO adalah asam lemak laurat. Asam lemak laurat jika dikonsumsi akan menjadi asam laurin.

"Ini yang punya khasiat untuk antivirus, antibakteri," katanya.

Sementara yang ada pada madu adalah senyawa kimia yang memberikan rasa manis. Ada senyawa mineral yang minor yang bisa memberikan antioksidan dan meningkatkan imun. Di dalam madu ada propolis yang memiliki komposisi kimia berbeda dengan VCO.

Thamrin pun menganjurkan kepada masyarakat agar mengonsumsi minyak kelapa murni tersebut setiap hari agar bisa merasakan manfaatnya dalam pencegahan Covid-19. Thamrin juga rutin mengonsumsinya selama ini. "Biasanya tiga kali dua sendok makan dalam sehari saya minum," katanya.

Menurut Thamrin, kebiasaan minum VCO sudah dia lakukan sejak awal merebaknya pandemi Covid-19 hingga saat ini. Produk VCO siap konsumsi juga kini banyak dijual di pasar, dan juga dapat dibuat sendiri dengan memperhatikan kualitas yang dihasilkan agar kandungan manfaat minyak tersebut tidak berkurang.(IND)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.