Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Gustu Halteng Beri Bantuan Warga Terdampak Covid-19 dan Siap Bekerja untuk Pertahankan Zona Hijau

Gugus Tugas Covid-19 Halteng siap mempertahankan zona hijau di sana.
WEDA
– Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) melalui Gugus Tugas (Gustu) Covid-19 tetap bekerja ekstra demi menjaga masyarakat agar terhindar dari virus tersebut. Mereka juga tetap mempertahankan status zona hijau.

Satuan Gustu Covid-19 Halteng kembali melakukan konfrensi pers (10/6) perkembangan terkini melalui Kepala Sekretariat Gugus Ridwan Basalem menyampaikan bahwa, sesuai dengan program kerja yang telah dijalankan adalah pembagian logistik kesehatan berupa APD, obat-obatan, peningkatan anti bodi baik di posko-posko, tenaga medis dan seluruh masyarakat di seluruh kecamatan.

“Pembagian masker, vitamin dan obat-obatan di ibukota kabupaten secara simbolis oleh Bupati dan Wabup, ini langsung di teruskan kepada kepala desa dan para camat untuk melakukan kegiatan yang sama melalui program DD dan ADD,” ucap Ridwan.

Ridwan juga menyampaikan ada bantuan pangan Pemda Halteng berupa beras yang sejauh ini sudah distribusi, untuk bantuan APD, masker dan hanscun melalui BUMD dalam hal ini Bank BNI dan Bank Mandiri , termasuk bantuan Gustu Covid-19 Malut kepada keluarga yang terdampak langsung, bantuan ini untuk para keluarga yang dikarantina atau menjalani ISD kemudian mereka tidak diizinkan keluar maka diberikan bantuan pangan, yaitu beras 560 kg, gula 56 kg, ikan teri 28 k, minyak kelapa 56 kg, bawang putih 58 kg dan supermi 28 dos,” akunya.

Bantuan itu lanjut Ridwan untuk 28 keluara, masing-masing kk mendapat paket tersebut. Sementara data yang dikirim Gustu Halteng ke Provinsi Malut sebanyak 155 kk yang terdampak. Akan tetapi baru 28 KK yang di bantu, karena mereka masih  mempersiapkan logistik lainnya.

Kemudian, Ridwan menyampaikan perihal tempat karantina yang direncanakan sudah siap digunakan yaitu di Rumah Sakit Weda, Gedung SKB atau TK dengan kapasitas kurang lebih 35 kamar. “Namun sampai saat ini belum terisi,” tandasnya.

Rindwan juga menambahkan,  selain bantuan yang di kasih ke warga terdampak Covid-19, ada lagi intruksi terbaru dari Bupati, dalam instruksi Bupati ke 4 dengan nomor 39 tahun 2020 . Berlaku mulai hari ini (Rabu 10 Juni 2020) dan itu belum ada batas waktu yang ditentukan, dimana instruksi sebelumnya 14 hari, tapi dalam instruksi terbaru itu tidak ada batas waktu lantaran sewaktu waktu akan dirubah sesuai kondisi yang ada.

“Instruksi Bupati ke 4 nomor 39 tahun 2020 itu secara subtansi tidak merubah intruksi yang ke 3, hanya waktunya yang tidak ditentukan, tapi ini sudah agak membuka ruang, dia bisa kurang dari 14 hari dan bisa lebih dari 14 hari sesuai dengan kondisi yang ada perkembangan Covid-19 di Halteng". Paparnya

Penguatan posko melalui tim kerja yang bertugas, karena amatan kami seluruh posko di pintu masuk itu belum optimal, karena tim kerja ini belum terlalu kompak dilapangan, sehingga kami ditugaskan oleh Bupati untuk turun ke lapangan memantau di beberapa posko antaranya posko sakam, posko pantura dan posko weda selatan, dari posko-posko inilah dalam pantauan belum berjalan optimal, sehingga kami akan bekerja untuk mengoptimalkan kembali seperti posko yang ada dimoreala. Paparnya (DAR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.