Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Kadispora Kota Tikep Ungkapkan, Peringatan Hari Kemerdekaan RI Tahun 2020 Akan Berbeda dengan Sebelumnya

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tidore Kepulauan Ali Dukomalamo. Foto : Sukadi

Tidore - Penyebaran wabah Virus Corona Disease 2019 atau Covid -19 yang meresahkan dunia, sepertinya akan berpegaruh pada peringatan Hari Kemerdekan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.

Hal ini bisa disimak dari surat dari Deputi Kementerian Pemuda dan Olahraga dengan ditiadakannya pengiriman peserta paskibraka di masing-masing provinsi, untuk menjadi pasukan paskibraka nasional.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Ali Dukomalamo saat dikonfirmasi media ini di kantor Dispora mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan Dinas Provinsi Maluku Utara terkait dengan pelaksaan peringatan Hari Kemerdekaan RI apakah dilaksanakan atau tidak. 

"Saat ini Dispora Kota Tidore sudah menyiapkan skenario, mulai dari tahapan hingga pelaksanaan upacara kenaikan bendara hingga penurunan bendera," ungkap Kepala Dipora Kota Tidore Ali Dukomulamo. 

Ali mengatakan,  jika pelaksaan perigatan Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus mendatang dilaksanakan, maka akan ada pengurangan peserta.

"Peserta paskibraka dikurangi dari sebelumnya jumlah pasukan paskibraka sebanyak 60 orang, maka dikurangi menjadi 40 orang, dan pasukan paskibraka tidak digunakan pasukan 45," jelas Ali.

Lebih lanjut Ali memaparkan, dikarenakan wabah virus Corona maka peserta paskibraka dikurangi menjadi hanya 40 orang. Ia melanjutkan, 40 peserta itu akan dibagi menjadi dua diantaranya pasukan pengibar bendera sebanyak 20 peserta dan pasukan penurunan 20 peserta.

Hal itu dilakukan karena untuk mengurangi kerumunan sehingga pasukan paskibraka dibagi dua yang diantaranya 20 peserta pegibar bendera dan 20 perta penurunan bendera.

"Pada saat pasukan paskibraka melakukan latihan juga diatur, sehingga 20 peserta dilakukan latihan pada pagi hari dan 20 peserta melakukan latihan di sore hari, sehingga menghindari kerumunan,"pungkas Dia.

Pasukan Paskibraka juga mengikuti protap sehingga mengunakan masker yang disediakan oleh Dinas Dispora Kota Tidore, dan pasukan paskibraka tidak lagi dilakukan karantina di penginapan. Namun di karantina di rumah masing-masing. 

"Mengingat karena dalam suasana Covid, maka peserta dikarantina di rumah masing-masing dan akan dijemput oleh petugas mengunakan kendaran bus," imbuhnya.

Masih terkait Paskibraka, Dinas Dipora akan menyediakan dua bus untuk melakukan sitem antar dan jemput peserta paskibraka, sehingga satu bus dengan muatan 20 peserta paskibraka serta pasukan paskibraka dan para pelatih juga wajib didilakukan Rapid Test, sehingga dipastikan pasukun paskibraka dan pelatih benar-benar bebas dari Virus Covid-19. Untuk keperluan rapid test, semua anggarannya dibiayai Dinas Dispora. 

Dia menambahkan, pasukan Paskibraka yang lulus seleksi pada beberapa pekan lalu sebanyak 60 orang, namun karena harus mengikuti protap kesehatan, maka Dispora akan melakukan pegurangan menjadi 40 perta paskibraka. 

"Perserta paskibraka yang dinyatakan lulus seleksi pada beberapa pekan kemarin sebanyak 60 orang, namun Dinas akan menguragi pasukan paskibraka, sehingga pasukan yang digunakan sebanyak 40 perta paskibraka,"tambahnya.

Metode pengurangan pasukan paskibraka dari 60 menjadi 40 peserta paskibraka, Dinas sudah melakukan diskusi internal sehingga pasukan paskibraka di 2020 ini hanya digunakan siswa kelas 2, sehingga peserya seleksi sebanyak 20 orang belum sempat digabungkan maka akan diikut sertakan pada 2021. 

"Kami sudah melakukan diskusi internal dinas, sehingga dinas melakukan kroscek berapa banyak peserta paskibraka yang sudah kelas 2, tetapi kelas dua belum mencukupi 20 peserta maka diambil dari peserta yang masih kelas satu," paparnya.

Ali menegaskan, Dispora juga memberikan jaminan kepada 20 peserta paskibraka yang sudah lulus seleksi dan belum dilibatkan pada pelaksaan upacara 17 Agustus di 2020, maka akan dilibatkan pada tahun peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun 2021. 

"Untuk 20 peserta yang belum dilibatkan dalam pelaksaan peringatan Hari Kemerdekan RI pada tahun ini, maka akan diikutsertakan pada 2021 tanpa dilakukan seleksi sebagai calon pasukan paskibraka," tutup Ali. (LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.