Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Kunjungan Bupati Halteng di Patani Barat Disambut Aksi Demonstrasi

Aksi menuntut pembayaran lahan yang digunakan pembangunan jalan raya lintas Halmahera. Masyarakat sudah menunggu 2 tahun namun belum juga dibayar. Foto : Masdar. 
Weda - 
Kedatangan Bupati di sambut demonstrasi dari mahasiswa dan masyarakat Patani Barat, kedatangan Bupati Halmahera Tengah (Halteng) dan rombongan di kecamatan Patani Barat dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan Tower dengan ketinggian 72 m. Akan tetapi agenda tersebut di sambut demonstrasi mahasiswa dan masyarakat Patani Barat Rabu, (24/6).

Aksi Demonstrasi ini atas dasar kesadaran dan penantian beberapa masalah di kecamatan Patani Barat yang belum terselesaikan. 

Aksi yang dilakukan ini adalah aksi solidaritas yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Patani Barat dan Masyarakat Kecamatan Patani barat. 

Massa berasal dari mahasiswa dan masyarakat di Patani Barat. 
Dalam orasi itu Rustam Rahman menyampaikan bahwa kurun waktu dua tahun masyarakat Patani Barat telah menanti akan pembayaran lahan yang digunakan pembangunan jalan raya lintas Halmahera.

"Hal ini adalah tanggung jawab pemerintah daerah yang perlu diseriusi dan diselesaikan," ucap Rustam dalam orasi singkatnya.

“Sebelum lahan yang digunakan untuk pembangunan jalan raya tersebut  memiliki hasil yang cukup baik dan dapat menjawab kebutuhan ekonomi masyarakat. Akan tetapi hal tersebut telah dipolitisasi oleh pemerintah Daerah," paparnya.
 
Koordinator Aksi Amril dihadapan wartawan mengutarakan, ada beberapa tuntutan dari massa aksi yang tergabung dalam aksi solidaritas ini, diantaranya: 1. Pemerintah Daerah secepatnya membayar lahan warga yang sudah di gusur. 2. meminta kepada Pemerintah Daerah agar berkoordinasi dengan pihak Polda Maluku Utara untuk membebasan saudara Imron Usman (Buruh PT. IWIP) yang masih dalam tahanan Polda Malut. 3. Kami meminta Kepada Pemkab Halteng agar segera mendirikan kantor polsek di Kecamatan Patani Barat 

"Dari 3 tuntutan itu dalam pandangan massa aksi bapak bupati kabupaten Halmahera tengah tidak serius dalam menyelesaikan masalah tersebut," pungkasnya.

Harapannya, Pemerintah Daerah harus cepat menyelesiakan problem yang, jangan di abaikan begitu lama. (DAR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.