Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Loloskan 21 ASN dari Zona Merah, Gugus Tugas Covid-19 Halteng Didemo Massa

Massa menggelar aksi di depan Pos Gugus Tugas Covid19 setelah Sekda Halteng meloloskan 21 ASN yang berasal dari zona merah. 
Weda - Kekesalan warga masyarakat Halmahera Tengah (Halteng) terkait lolosnya 21 ASN Pemkab Halteng dari zona merah yakni Tikep ke Kota Weda tanpa membawa Surat Keterangan Rapid Test Non-reaktif untuk diperiksa di Pos Satgas Covid -19 di Moreala Desa Wedana Kecamatan Weda.

Puluhan rakyat yang tergabung dengan sejumlah mahasiswa, organda mendatangi Posko Satgas Covid -19 di Moreala Desa Wedana Senin (01/06/20) pukul 12.30 WIT siang ini. Mereka mendesak kepada Pemkab Halteng untuk menjelaskan lolosnya 21 ASN Pemkab Halteng atas perintah Sekda Halteng Yanto M Asri.

Instruksi Bupati Nomor 35/UM/2020 tentang Perubahan Kedua atas Instruksi Bupati Nomor 32 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) jelas melarang perjalanan keluar daerah terutama ke daerah terjangkit di dalam maupun di luar Maluku Utara.

Jika perjalanan keluar daerah sangat mendesak dilaksanakan, maka dilarang untuk kembali ke Halteng terkecuali membawa Surat Keterangan Sehat Bebas Covid-19 beserta Surat Keterangan Rapid test Non-reaktif dari Dinas Kesehatan atau rumah sakit dari daerah asal serta wajib melaporkan diri ke tim Gugus Tugas Covid 19 Halteng.

"Tak hanya itu, mereka juga harus melakukan karantina rumah atau isolasi mandiri selama 14 hari dibawah pengawasan Tim Gugus Tugas Covid-19,” teriak massa aksi dalam orasinya.

Massa aksi yang mengatasnamakan Rakyat Bantu Rakyat (RBR) juga meminta agar para ASN itu dikembalikan ke Kota Tikep kembali, sebelum mereka akan menghadirkan massa aksi dan warga masyarakat yang lebih banyak.

Ilham Suud, Ketua Tim Satgas Pencegahan Covid 19 Kecamatan Weda kepada media ini mengaku, 21 ASN ini lolos masuk karena diperintahkan oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Halmahera Tengah Yanto M. Asri.

Aksi yang dilakukan oleh RBR ini di temui langsung oleh Sekda Halteng Yanto M. Asri. Sekda menyampaikan bahwa tuntun RBR sudah ditindak lanjuti, terkait dengan 21 ASN Halteng asal Kota Tidore Kepulauan sudah dikembalikan ke Tidore pagi tadi dikawal langung oleh Satpol PP dan BPBD ke Payahe. (DAR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.