Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Pemkab Kepsul Akhirnya Raih Opini WTP dari BPK

Bupati Kepsul Hendrata Thes menerima LHP dari LPKD TA 2019 dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Kantor Perwakilan Provinsi Maluku Utara, Jum'at (19/6). Hasil ini merupakan pertama kalinya diterima Pemkab Kepsul. Foto : Ekhy Drakel.
SANANA
- Bupati Hendrata Thes akhirnya sukses membawa Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi Maluku Utara (Malut) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2019.

Prestasi tersebut merupakan catatan sejarah baru, mengingat untuk pertama kalinya Kabupaten Kepulauan Sula dapat meraih predikat WTP dari BPK.

Bupati Hendrata Thes, kepada wartawan, Jumat (19/06/2020) mengatakan bahwa, di usia ke-17 tahun, baru kali ini Kabupaten Kepsul dapat meraih opini WTP.  Hal ini, lanjut Hendrata Thes, merupakan buah manis dari hasil kerja keras semua OPD dalam pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan yang akuntabel.

Menurut Hendrata, untuk meraih opini WTP dari BPK itu jauh lebih mudah dari pada mempertahankan. "Jangan kita berbangga dengan apa yang kita raih hari ini, karena apa yang kita raih hari ini bisa jadi tahun depan apabila kita tidak menjaga dan menjalankan tugas-tugas kita dengan baik maka kita akan kembali pada opini sebelum nya Wajar Dengan Pengecualian (WDP)," tandas Hendrata.

"Dengan adanya opini WTP ini, janganlah kita berpuas diri, namun kita harus terus mengerjakan dan meningkatkan apa yang belum diselesaikan," lanjut Hendrata Thes.

Opini WTP yang diberikan BPK ini, saya pikir ini adalah sebuah hadiah yang paling mahal dan sangat berharga bagi Kabupaten Kepulauan Sula, karena di usia yang ke-17 tahun ini, kita diberikan rahmat berupa sebuah opini yang luar biasa dari BPK.

Ia mengatakan, di tengah-tengah pandemi Covid-19 Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula masih dapat menuntaskan dan menyelesaikan tugas serta tanggungjawabnya dalam pengelolaan anggaran, sehingga bisa meraih opini WTP tersebut.(EDL).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.