Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Pansus DPRD Temukan Anggaran Honor dan Anggaran Makan Minum Tim Gustu Covid-19 Kota Tikep Membengkak

Ketua Pansus Covid -19 DPRD Kota Tidore. Ridwan Moh Yamin
Tidore – Rapat antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan tim Gugus Tugas Covid-19, Panitia Khusus (Pansus) DPRD Rabu 8 Juli 2020 menemukan banyak anggaran yang membengkak di honorer serta uang Makan Minum (Mami) di sejumlah tim gugus di beberapa SKPD.

Hal itu, sebagaimana dipaparkan oleh sejumlah SKPD yan tergabung di tim Gugus Tugas Covid-19 , bahwa dari setiap OPD, terdapat banyaknya anggaran yang terkuras hanya persoalan honor, sehingga perlu ada dirasionalisasi kembali.

“Untuk itu, kami meminta kepada semua honor di tim Gugus Tugas Covid-19 di bidang kesehatan lebih focus dalam penanganan anggaran. Tentu, Pansus akan melakukan rasionalisasi menyangkut dengan kebutuhan penangan Covid-19. Dan setelah itu, maka kita lihat berapa anggaran yang terkuras di OPD untuk dipertimbangkan secara rasional terkait anggaran tersebut,”tegas Ketua Pansus DPRD Kota Tikep, Ridwan Moc. Yamin, kepada awak media,  Rabu (8/7/2020).

Lebih lanjut, Ridwan menjelaskan, kalau dilihat rasionalisasi anggaran di setiap OPD sudah mendekati 100 persen, namun secara moral kita dudukan bersama dulu, jangan sampai dana tersebut membengkak dalam rangka penanganan Covid-19.

Menurutnya, dari Pansus DPRD pada saat dalam pengawasan, tentunya kita serahkan kepada Pemerintah untuk diawasi, tetapi anggaran itu harus rasionalisasi dengan lagi.

Rapat Pansus DPRD dengan Tim Gustu Covid-19 Kota Tikep
“Kalau persoalan honorer nbvgitu, kita harus lihat poin mana yang diberikan. Dan ini adalah tugas tambahan, sebab pada prinsipnya ASN yang diberikan honorer itu demi menjalakan tugas, akan tetapi honorer itu hanya terdapat di beberapa orang saja,”jelasnya.

Dari penjelasan yang disampaikan dari setiap OPD, terdapat banyak pemborosan anggaran. Bahwa dari anggaran Covid-19  sebesar 71 Miliyar yang terpakai sekitar 33 miliyar.

“ Tetapi dari 33 miliyar itu, ada laporan yang disampaikan ke kami (Pansus), masih banyak terjadi keselahan. Untuk itu, perlu dibenahi dan dilengkapi termasuk efektifitas dan efensiensi penggunaan anggaran, yang salah satunya pembayaran honorer dan uang makan minum.

"Sebenarnya uang makan minum itu, kami berharap dikelolah di satu pintu saja, tetapi kemudian dia membengkak di masing-masing OPD,”pungkasnya.(LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.