Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Anggota DPRD Taliabu Sebut Bukan Dirinya Yang Memposting Vidio Tak Pantas

Anggota DPRD Kabupaten Pulau Taliabu M.Nuh Hasi. Foto : Sarmin Drakel.
Sanan - Salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Taliabu (Pultab) dari Fraksi Golkar M.Nuh Hasi memberikan hak klarifikasi kepada sejumlah media di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) atas postingan vidio bernuansa mesum dan mengandung unsur pornografi di salah satu group WhatsApp Newkpk yang anggotanya rata-rata warga Kabupaten Kepulauan sula dan Kepulauan Taliabu.


M.Nuh Hasi yang sementara berada di Jakarta bersama Bupati Aliong Mus itu, sempat kaget dengan postingan vidio kurang pantas berbau pornografi yang terposting melalui handpone-nya lalu masuk ke group WhatsApp Newkpk.

Karena merasa bahwa bukan dirinya yang memposting vidio mengandung unsur pornografi itu, M.Nuh Hasi pun memberi klarifikasi kepada sejumlah awak media di Kepulauan Sula pada Sabtu (18/07/2020) melalui via telpon seluler.

Dalam kalarifikasi itu, M.Nuh Hasi mengatakan bahwa dirinya tidak mengetahui jika postingan tersebut berasal dari Hand telephone seluler miliknya.

"Saya baru mengetahui kalau postingan itu dari HP Saya. HP saya tinggal seharian dalam kondisi mati dalam posisi di Charge, sedangkan saya sendiri ada kesibukan dengan Ketua Partai Golkar Taliabu," ungkap M. Nuh Hasi dalam klarifikasinya.

Dirinya mengaku bahwa selama ini jangankan untuk mengirim sesuatu yang kontennya melanggar hukum, berkomentar atas postingan orang lain saja hampir saya tidak pernah.

”Di group medsos, baik facebook maupun WhatsApp atau yang lainnya, buat saya hanya media informasi, bukan langsung saya terlibat diskusi disitu karena saya pikir itu bukan forum yang resmi," ucapnya.

Namun M. Nuh Hasi meminta maaf kepada publik terutama kepada anggota Group yang pastinya akan merasa terganggu atas postingan itu, dirinya berharap Tuhan bisa mengampuni orang yang menyalahgunakan HP-nya tersebut.

"Melalui kesempatan ini saya mau minta maaf, semoga masyarakat serta audiens saya tahu bagaimana diri saya, yang tidak mungkin melakukan hal yang tidak patut seperti itu. Ini bagian khilaf saya, untuk itu saya minta maaf," ucapnya.

Pria yang berlatar belakang Guru dan Kepala Sekolah ini menyesali keteledorannya karena meninggalkan HP di apartemen yang kemudian dipergunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab.(EDL)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.