Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Hasil Tes Swab, Seniman Pati Gunarto Negatif Covid-19

Hasil rapid test dan swab test di RS Mardi Rahayu terhadap salah satu seniman Pati, Gunarto, ternyata negatif. Hasil ini mematahkan klaim Pemkab Pati yang menyatakan hasil rapid test Gunarto reaktif. Foto : Wisnu.
Pati - Hasil rapid test di Rumah Sakit Mardi Rahayu yang dilakukan oleh salah satu seniman Pati Gunarto alias Uthek warga Kecamatan Juana Kabupaten Pati Jawa Tengah yang diklaim reaktif dan harus melakukan swab mandiri lagi di Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus pada Selasa lalu, untuk hasilnya kali ini kembali dinyatakan non reaktif atau negatif.

Hal ini disampaikan Gunarto yang didampingi sejumlah seniman Pati kepada sejumlah wartawan di posko seniman Pantura Desa Panjunan Kecamatan Pati, Kabupaten Pati Jumat (17/7/2020).

Menurutnya, Swab mandiri di rumah sakit Mardi Rahayu yang dilakukan itu lantaran Pemda Pati masih mengklaim hasil rapid test yang dilakukan sebelumnya bahwa dirinya tetap dinyatakan reaktif.

Gunarto.
"Saya melakukan swab ini karena saya dinyatakan reaktif, padahal sudah melakukan rapid test, dan pernyataan yang pernah disampaikan di media itu tidak benar, karena dari swab yang saya lakukan lagi di Rumah Sakit Mardi Rahayu, hari ini hasilnya keluar dan saya dinyatakan negatif atau non reaktif," katanya.

Pernyataan yang mengklaim bahwa dirinya reaktif itu sontak membuat Gunarto dan keluarganya terguncang, bahkan pernyataan itu membuat lingkungan di sekitar rumahnya, menduga bahwa dirinya terjangkit virus corona atau covid-19.

"Pernyataan pemda itu membuat saya terguncang, karena di desa menganggap saya corona, dan semoga dengan hasil swab ini saya berharap warga desa bisa menerima dengan hasil yang didapatkan dari Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus bahwa saya non reaktif atau negatif," tandasnya.

Disinggung apakah dengan hasil swab bahwa dirinya non reaktif, dan akan melakukan aksi protes lagi atas tuntutannya untuk meminta ijin pentas kepada Pemda Pati, Gunarto mengaku masih belum tahu, karena itu akan dibahas lagi bersama rekan-rekan seprofesinya.

"Kalau soal itu akan kita bahas lagi, sebab itu tergantung dari kesepakatan seniman lainnya," ungkap Uthek, sapaan akrab Gunarto.

Sekedar diketahui, sebelumnya Gunarto beberapa waktu lalu bersama ratusan seniman Pati melakukan doa bersama dan aksi untuk meminta ijin pentas. Hal itu dilakukan karena para seniman Pati mengaku sudah 4 bulan tidak mendapatkan mata pencaharian.

Akibat aksi tersebut, ada sekitar 20 orang yang diberikan kesempatan untuk melakukan audensi bersama Pemda Pati. Al hasil, dari 20 orang tersebut, 2 orang seniman diantaranya yang di rapid test dinyatakan reaktif.

Namun, salah satu seniman perwakilan Juana yang dinyatakan reaktif harus melakukan rapid test mandiri di Rumah Sakit Mardi Rahayu, dan hasilnya non reaktif, namun Pemda masih mengklaim bahwa dirinya reaktif, sehingga harus melakukan swab lagi dengan anggaran patungan dari para seniman, dan hasilnya Gunarto kembali dinyatakan non reaktif atau negatif. (WIS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.