Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Hingga Rabu (1/7), Angka Positif Covid-19 di Kota Tikep Mencapai 135 Orang

Saiful Salim, SKep, Ns. Jubir Gustu Covid-19 Tikep.
Tidore
-Kota Tidore Kepulauan (Tikep) merupakan salah satu kota di Provinsi Maluku Utara yang berkategori tinggi jumlah angka kasus covid-19. Jumlah angka positif covid-19 per 1 Juli 2020 sudah sebanyak 135 orang.

Hal itu diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19 Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Saiful Salim, S.Kep.Ns, Rabu (1/7). Menurutnya, Kota Tidore Kepulauan malah terjadi penambahan 5 kasus positif baru Covid-19, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan PCR BTKL Makassar dan Laboratorium Prodia Ternate yang dikirim Gugus Tugas Provinsi Maluku Utara melalui surat pemberitahuan Nomor: 360/693-GTMU/2020 ke Gugus Tugas Kota Tidore Kepulauan Rabu (1/7) malam ini.

Lima kasus baru terkonfirmasi positif ini masing-masing insial: 1. MG, perempuan usia 27 tahun,asal Kelurahan Jiko Cobo, status sebelumnya OTG. 2. AL, perempuan usia 47 tahun, asal Kelurahan Cobodoe, status sebelumnya OTG. 3. HS, laki laki usia 47 tahun, asal Kelurahan Cobodoe, status sebelumnya OTG. 4. K, perempuan usia 53 tahun asal kelurahan Tomagoba, status sebelumnya OTG,  5.SL, laki laki usia 76 tahun, asal Kelurahan Sirongo Folaraha,status sebelumnya OTG.

Saiful Salim juga mengutarakan, dari hasil pemeriksaan uji swab yang diterimanya hari ini, ada sebanyak 5 spesimen diagnostik dengan hasil semuanya terkonfirmasi positif dan sebelumnya kemarin tanggal 30 Juni juga sudah dikirim hasil 1 spesimen follow up.

"Dengan hasil 2 kali negatif dan telah dinyatakan sembuh atas nama Khairunisa Mahmud asal Kelurahan Tomagoba dan 1  spesimen diagnostik yang hasilnya tidak terkonfirmasi atau negatif atas nama Zainab Ali asal Kelurahan  Soasio," ungkap Saiful Salim.

Lebih lanjut ia menambahkan, dengan adanya 5 kasus baru ini maka Kota Tidore Kepulauan sampai dengan hari ini Rabu, 1 Juli 2020, total akumulatif pasien terkonfirmasi positif sebanyak 135 orang, 14 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh, 6 orang meninggal dunia dan 115 dalam penanganan. "Jadi tersisa 115 untuk yang positif saat ini karena ada beberapa yang sudah dinyatakan sembuh dan meninggal dunia," imbuhnya.

Dia juga mengutarakan, melihat trend peningkatan kasus konfirmasi positif di Kota Tidore Kepulauan, maka sudah menjadi suatu keharusan untuk melakukan adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19.

"Kami menghimbau kepada masyarakat Kota Tidore Kepulauan agar tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat untuk dapat memutuskan mata rantai penularan Covid-19," tandasnya.

Lantaran hal itulah, pihaknya mengharapkan dukungan semua elemen dalam membantu Tim Gugus Tugas Percepatan dan penanganan Covid19 Kota Tidore Kepulauan dalam memutuskan mata rantai penularan Covid19 ini.

"Mari Torang baku bilang bae bae, baku kase ingat, baku dengar untuk torang pa bae," pesannya.

Ia menandaskan, masyarakat haru melakukan :
1. Sering cuci tangan
2. Pakai masker
3. Tetap jaga jarak 1-2 meter
4. Jaga jarak dikendaraan umum baik darat maupun laut.
5. Gunakan uang elektronik.
6. Tidak bersalaman, cukup dengan subo jou.
7. Sediakan handzanitizer jika keluar rumah.
8. Balita dan usia lanjut di rumah saja.
9. Setiba di rumah langsung mandi.
10. Tingkatkan imunitas tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi.
11. Jangan kucilkan atau stigma negatif terhadap pasien positif dan keluarga.

"Kami juga menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tidore Kepulauan," pungkasnya.(LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.