Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Jumlah Positif Covid-19 di Kota Tikep Bertambah 15 Orang

Juru Bicara Covid -19 Kota Tidore. Saiful Salim
Tidore - Kasus positif Corona atau Covid -19, terus bertambah, namun pemerintah kota tidore kepulauan, tidak lagi melakukan penjagaan di setiap pintu masuk pelabuhan di kota kota tidore kepulauan, sehingga masyarakat yang berkunjunga ke kota tidore kepulauan, tidak lagi di lakukan kengecekan suhu badan, bahkan tim gugus belum melakukan pembayaran honor petigas yang menjaga di pelabuhan.

Setelah 6 hari tidak ada penambahan kasus positif baru,Hari ini Rabu 8 Juli 2020 ,Kota Tidore Kepulauan terjadi penambahan 15 kasus positif baru Covid19, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan PCR BTKL Makassar yang dikirim Gugus Tugas Provinsi melalui surat pemberitahuan Nomor: 360/732-GTMU/2020 ke Gugus Tugas Kota Tidore Kepulauan malam ini

Juru Bicara Covid -19 Kota Tidore. Saiful Salim. Sebanyak 15 kasus baru terkonfirmasi positif ini masing-masing Insial, 1. AS, perempuan usia 58 tahun asal kelurahan fobaharu, status sebelumnya OTG. 2.SH, laki-laki 59 tahun, asal kelurahan Tuguwaji, status sebelumnya OTG. 3. R, laki laki 40 tahun, asal kelurahan Goto, status sebelumnya OTG. 4. RM, perempuan usia 34 tahun, asal kelurahan Indonesiana, status sebelumnya OTG. 5. NS, perempuan usia 21 tahun, asal kelurahan Tuguwaji, status sebelumnya OTG. 6. AH, laki laki usia 86 tahun, asal kelurahan Dowora, status sebelumnya OTG. 7. AF, perempuan usia 22 tahun, asal kelurahan Goto, status sebelumnya OTG. 8. RH, perempuan 33 tahun, asal kelurahan Rum, status sebelumnya OTG. 9. APS, perempuan 29 tahun, asal kelurahan Tomalou, status sebelumnya OTG. 10. S, perempuan 20 tahun, asal kelurahan Goto, status sebelumnya OTG. 11. KN, perempuan 35 tahun, asal kelurahan fobaharu, status sebelumnya OTG. 12. AHN, laki laki usia 32 tahun, asal kelurahan fobaharu, status sebelumnya OTG. 13. RS, perempuan 25 tahun, asal kelurahan cobodoe, status sebelumnya OTG. 14. SAW, anak laki-laki usia 1,6 tahun asal kelurahan fobaharu, status sebelumnya OTG. 15. MH, perempuan 59 tahun, asal kelurahan Tuguwaji, status sebelumnya OTG.

"15 kasus terkonfirmasi positif ini semuanya terpapar melalui transmisi lokal karena tidak mempunyai riwayat perjalanan dari luar daerah transmisi lokal dan juga mempunyai riwayat kontak dengan pasien positif dan pasien dalam pengawasan". Ungkapnya

Dia juga menambahkan. Hasil pemeriksaan uji swab yang kami terima hari ini dari Gugus Tugas Provinsi Maluku Utara melalui pemeriksaan PCR BTKL Makassar adalah sebanyak 17 spesimen diagnostik, dan 15 diantaranya terkonfirmasi positif dan 2 tidak terkonfirmasi atau hasilnya negatif masing-masing : Bayi Haris Kasman, usia 24 hari asal Desa Marekofo dan Nurdiana S Bangsa,usia 31 tahun asal Kelurahan Mareku.

Dia mengatakan. Dengan penambahan 15 kasus baru ini maka Kota Tidore Kepulauan sampai dengan hari ini Sabtu 8 Juli 2020 total Akumulatif pasien terkonfirmasi positif sebanyak 150 orang, 17 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh, 6 orang meninggal dunia dan 127 dalam penanganan, jadi tersisa 127 untuk yang positif saat ini karena ada beberapa yang sudah dinyatakan sembuh dan meninggal dunia.Sementara data terbaru hari ini untuk OTG sebanyak 104 orang, ODP 9 orang dan PDP 9 orang.

Melihat trend peningkatan kasus konfirmasi positif di Kota Tidore Kepulauan,maka sudah menjadi suatu keharusan untuk melakukan adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid19. Kami menghimbau kepada masyarakat Kota Tidore Kepulauan agar tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat untuke dapat memutuskan mata rantai penularan Covid19.

Kami sangat mengharapkan dukungan semua elemen dalam membantu Tim Gugus Tugas Percepatan dan penanganan Covid19 Kota Tidore Kepulauan dalam memutuskan mata rantai penularan Covid19 ini,,"Mari Torang baku bilang bae bae,baku kase ingat, baku dengar untuk torang p bae"

Pesan penting kami: 1. Sering cuci tangan. 2. Pakai masker. 3. Tetap jaga jarak aman 1-2 meter. 4. Jaga jarak di kendaraan umum baik darat maupun laut. 5. Gunakan uang elektronik. 6. Tidak bersalaman, cukup dengan subo jou. 7. Sediakan handzanitaizer jika keluar rumah. 8. Balita dan usia lanjut di rumah saja. 9. Setiba di rumah langsung mandi. 10. Tingkatkan imunitas tubuh dengan mengkonsumsi makanan bergizi. 11. Jangan kucilkan atau stigma negatif terhadap pasien positif dan keluarga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tikep Abdurahim Achmad yang juga tim gugus tugas saat dikonfirmasi rabu (8/7)membenarkan Posko penjagaan di pelabuhan yang tidak lagi dipakai. Menurutnya, Posko tidak lagi diaktifkan dibeberapa pelabuhan lantaran tidak efektif dalam penangan dan pencegahan covid-19."Saya kemarin mencoba koordinasi dengan Jubir, terkait penempatan petugas medis di posko-posko di pelabuhan itu, dirinya mengatakan tidak lagi efektif lakukan penjagaan,"ungkapnya.(LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.