Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Kalapas Kelas 2B Pati : Kades Juga Berperan Mengawasi Warga Binaan yang Mendapat Asimilasi

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas 2B Pati, Usman, menekankan pihak Kepala Desa juga diminta turut andil dalam mengawasi warga binaan yang mendapat program asimilasi. Foto : Wisnu.
PATI - Kepala Lapas Kelas 2B Pati Jawa Tengah Usman akan melakukan koordinasi dengan semua Kepala Desa melalui Ketua Kepala Desa atau Ketua Pasopati Kabupaten Pati untuk ikut membantu melakukan pengawasan terhadap warga binaan yang sudah mendapatkan asimilasi.

"Kalau secara keseluruhan kita belum melakukan koordinasi dengan Kepala Desa, hanya saja kita ada rencana untuk mengundang Ketua Kepala Desa Kabupaten Pati untuk bertukar pikiran soal warganya yang mendapatkan asimilasi," ungkap Usman, Jumat (17/7/2020).

Menurutnya, Peran Kepala Desa bagi warga binaan yang mendapatkan asimilasi sangat penting, sebab Kepala Desa mempunyai fungsi sebagai penjamin dan ikut untuk melakukan pengawasan bagi warga binaan yang mendapatkan asimilasi di desanya masing-masing, apalagi di masa pendemi covid-19 ini, banyak warga binaan yang mendapatkan asimilasi.

"Kades mempunyai peran yang sangat penting, untuk warganya yang mendapatkan asimilasi dan lain-lain, dan sesuai rencana para Kades ini akan saya ajak berkomunikasi atau bertukar pikiran, terhadap warga binaan kami yang mendapatkan asimilasi," paparnya.

Saat ini, lanjut Usman, untuk warga binaan yang mendapatkan asimilasi memang diserahkan sepenuhnya ke desa, hanya saja untuk peran pengawasan bukan hanya dari Lapas, namun juga butuh peran dan tanggung jawab bersama dari Bapas, Kejaksaan, Kepolisian, dan Kepala Desa sebagai penjamin.

"Saya berharap kepada seluruh kepala desa untuk meneliti semua warganya, terutama warga binaan yang berdomisili di desanya masing-masing, agar lebih jeli, kalau memang itu warganya tolong dibantu, dipermudah urusannya karena mereka yang diusulkan untuk CB, PB, dan program-program yang ada di lapas, itu intinya mereka sudah berkelakuan baik, dan semoga bisa diterima dan tidak dikucilkan di masyarakat," pinta Usman.(WIS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.