Header Ads

https://daihatsu.co.id/

KPU Tikep Gelar Coklit Warga Suku Tobelo Dalam

Tidore- Setiap warga negara Indonesia berhak untuk memilih maupun dipilih. Termasuk warga suku pedalaman sekalipun. Di Kabupaten Halmahera Tengah, ada warga Suku Tagutil yang berdiam di Taman Nasional Ake Yajawe Lolobata. Mereka juga berhak menyuarakan aspirasinya dalam Pilkada 2020.

Untuk itu, suara kelompok masyarakat di pedalaman ikut juga disasar oleh KPU dalam Pilkada serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2020. Seperti di Provinsi Maluku Utara, KPU Kota Tidore Kepulauan yang akan menggelar pilkada serentak ini menyasar kelompok suku Tobelo Dalam atau dikenal dengan Suku Tagutil yang berdiam di Taman Nasional Ake Yajawe Lolobata, biasa disebut Hutan Tayawi di Desa Koli, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan. Ada sekitar 79 pemilih yang berdiam di hutan lindung seluas 167.300 hektar itu.

Rombongan KPU, Bawaslu Kota Tidore Kepulauan ditambah petugas PPK, Panwascam dan PPDP Desa Koli mendatangi kelompok Suku Tobelo Dalam untuk melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) penduduk yang akan ikut menyuarakan dalam Pilkada 2020.

Tim yang dipimpin oleh Ketua KPU Kota Tidore Kepulauan Abdulah Dahlan berangkat Minggu (26/7) pukul 07.00 WIT dan menempuh perjalanan lima jam hingga tiba ke Hutan Tayawi.

Rombongan ini juga didampingi Kepala Desa Koli, Jabir Musa selain sebagai juru bicara, dia juga menyiapkan administrasi untuk Suku Tobelo Dalam seperti kartu keluarga dan KTP.

Dari hasil coklit ditemukan ada 79 pemilih, 53 pemilih yang berhasil di coklit, 6 orang meninggal dunia, data ganda sebanyak 4 orang dan orang tidak dikenal juga 4 orang. Selain melakukan agenda pencoklitan, Bawaslu beserta jajaranya membagikan sembako dan masker untuk Suku Tobelo Dalam.

"Kelompok Suku Tagutil yang telah terdata di Fom A-KWK sebanyak 79 pemilih, dari 79 pemilih yang kita temui hanya 53 pemilih, yang lain sudah keluar dari perkampungan, sehingga dinyatakan TMS (Tidak Memenuhi Syarat)," kata Abdullah Dahlan.

Ia menambahkan, warga Suku Tobelo ini juga memiliki hak yang sama, termasuk hak memilih, sehingga KPU Kota Tidore Kepulauan bersama Bawaslu mendatangi mereka meski harus melewati jalan menuju hutan tempat mereka bermukim yang cukup sulit, apalagi di musim penghujan.

Senada juga di sampaikam oleh Komisioner Bawaslu Kota Tidore Kepulauan Iriani Abdul Kadir bahwa, Suku Tobelo Dalam ini sudah beberapa kali masuk dalam daftar pemilih, olenya itu, sebagai warga negara yang berhak menentukan pilihannya harus di data secara detail, dan alhamdulillah pihak KPU telah melakukan itu dengan baik

"Yang pasti kami dari Bawaslu akan memastikan setiap orang yang sudah masuk dalam daftar pemilih harus terdata secara keseluruhan, bukan hanya di kampung-kampung, meraka (Suku Tobelo) pun kami akan mengawal hak-hak mereka," pungkas Iriani (DAR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.