Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Masyarakat Haltim Demo PT. IWIP

Masyarakat Kabupaten Haltim berunjuk rasa di depan kantor PT IWIP Kamis (2/7/2020).
Weda
- Perusahaan tambang  PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP)  yang beroperasi di Kecamatan Weda Tengah Halmahera Tengah (Halteng)  kembali di demo Masyarakat Lingkar Tambang yang berada di Kecamatan Wasile Selatan Halmahera Timur (Haltim),  Maluku Utara (Malut). 

Masa Aksi yang mengatasnakan Aliansi Masyarakat Bersatu Lingkar Tambang (AMBLT)  ini berasal dari Desa Ekorino,  Nusa Jaya, Desa Ekor, dan Ino Jaya.  Mereka mendatangi PT. IWIP di lokasi Kaorahai Kilo Meter 36, menuntut agar hak-hak mereka segera dipenuhi. 

Koordinator Lapangan (Korlap) Ruslan H. Idris dalam pernyataan sikapnya mengatakan,  perusahaan tambang  seperti PT. IWIP dan PT. WBN seharusnya mendatangkan kesejahteraan bagi masyarakat secara berkeadilan,  hal ini sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 1945.

PT. IWIP dan PT. WBN tidak harus semena-mena mencari keuntungan dan mengabaikan hak-hak Masyarakat lingkar tambang. 

"Kami Melihat pengelolaan Manajemen External PT. IWIP dan WBN dilakukan secara tidak profesional,  bijaksana,  dan tidak transparan serta tidak menghormati kaidah-kaidah sosial masyarakat lingkar tambang khususnya masyarakat Wasile Selatan Haltim,  sehingga terjadi gejolak sosial di tengah-tengah masyarakat hingga berujung pada aksi protes warga terhadap Perusahaan, " Ucap Korlap Kamis (02/7/2020).

Berdasarkan Persoalan di atas maka AMBLT menyatakan Sikap Sebagai berikut, manajemen PT. IWIP dan PT. WBN agar dalam proses operasi pertambangan untuk memperhatikan Kaidah-kaidah sosial dan lingkungan sesuai ketentuan yang berlaku. 
Mendesak PT. IWIP dan WBN agar transparan dalam melakukan pembayaran kaplingan masyarakat Tali Asih di areal Kaorahai. 

Mendesak PT. IWIP dan WBN untuk segera membayar kaplingan Masyarakat 4 Desa di areal Kaorahai (KR-14). PT. IWIP dan WBN agar yang berhubungan dengan masyarakat harus langsung berkordinasi dengan Pemerintah Desa. 

Kemudian, mereka mereka juga Mendesak agar PT IWIP dan PT. WBN untuk mengaktifkan kembali kantor perwakilan di Kecamatan Wasile Selatan. 

Mereka juga mendesak agar PT. IWIP dan PT WBN untuk memfungsikan tanggung jawab sosial (CSR)  di wilayah Wasile Selatan. 

SelaineSelain itu, mereka juga mendesak agar PT IWIP dan WBN untuk menyediakan fasilitas asrama bagi mahasiswa Wasile Selatan yang ada di kota Ternate. 

Mendesak PT. IWIP dan WBN dalam penerimaan karyawan agar mengutamakan Masyarakat Lingkar tambang yang ada di wasile Selatan,  serta tidak ada intimidasi terhadap karyawan dingkup perusahaan. 

Apabila tuntutan itu tidak dipenuhi maka masyarakat 4 Desa ini akan tetap melakukan blokade aktivitas penambangan oleh PT. IWIP dan WBN di areal Kaorahai. (DAR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.