Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Nasib Ratusan Peserta Ujian P3K Yang Lulus di Pati Masih Menggantung

Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kabupaten Pati Jumani mengatakan ada sekitar 500 peserta P3K yang direkrut oleh Pemda yang sudah lulus sejak 2018 lalu sampai sekarang belum ditetapkan sebagai P3K.
PATI - Perekrutan pegawai honorer yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) Kabupaten Pati dinilai tidak jelas. Pasalnya, sudah 2 tahun menunggu, namun pemerintah belum juga mengakomodir atas status yang dimiliki, padahal ada ratusan P3K yang sebelumnya sudah mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah.

Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kabupaten Pati Jumani ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (13/7), mengatakan, ada sekitar 500 peserta P3K yang direkrut oleh Pemerintah Daerah (Pemda). Ratusan peserta P3K ini semuanya sudah lulus dan mengikuti ujian sejak 2018 lalu, hanya saja sampai sekarang belum juga ditetapkan.

"Kita sudah melakukan koordinasi Kemenpan-RB, dan komisi 2 DPR RI, dan sesuai informasi masih terbentur dengan keuangan negara," ungkapnya beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Jumani mengatakan, untuk Nomor Induk Pegawai (NIP) sebenarnya sudah disiapkan oleh BKN, hanya saja yang jadi kendala adalah belum adanya penetapan soal anggaran, jadi dari daerah belum bisa memutuskan.

"Ini terjadi secara nasional, jadi bukan hanya di Pati saja," ungkapnya.

Selain itu, Jumani juga mengaku sudah menyurat 2 kali ke pusat, namun tidak ada jawaban. Malahan, sudah beberapa kali dengan anggota DPRD melakukan koordinasi, hanya saja tidak ada tanggapan."Setiap daerah pasti menanyakan, karena ratusan peserta ini sudah mengikuti test, dan hasilnya juga sudah diumumkan, hanya saja berulang kali kita tanyakan belum direspon," pungkasnya. (WIS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.