Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Pembentukan Komite Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Covid-19 Dipertanyakan Relawan Jokowi-Ma'ruf

Adi Kurniawan, Ketua Baranusa.
Jakarta - Tekad pemerintah untuk menghemat anggaran dengan memangkas atau membubarkan lembaga yang dibentuk melalui Peraturan Presiden maupun Keputusan Presiden dipertanyakan publik. Kali ini datang dari relawan yang mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin di Pemilihan Presiden 2019 lalu.

Kelompok relawan Jokowi-Maruf Amin yang tergabung dalam Barisan Relawan Nusantara (Baranusa) menyuarakan kekecewaannya. Melalui Ketuanya, Adi Kurniawan, mereka menilai Komite Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Covid-19 yang baru dibentuk Presiden itu sangat tidak diperlukan. Menurutnya, hal tersebut merupakan tugas yang seharusnya bisa dilakukan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

"Sudah ada Kementerian yang membidangi itu buat apalagi membentuk tim? Seharusnya fokus saja di Kemenko Perekonomian, nggak perlu membentuk lembaga baru yang ujungnya keluar anggaran lagi," ucap Ketua Baranusa, Adi Kurniawan, Selasa (21/7).

Menurutnya, Presiden Jokowi seharusnya dapat lebih memanfaatkan lembaga yang sudah ada, seperti Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian tanpa harus membentuk lembaga baru.

Apalagi, lanjutnya, pembentukan Komite tersebut juga bertentangan dengan niat Jokowi yang ingin membubarkan lembaga-lembaga yang tidak memberikan manfaat bagi negara.

"Seharusnya Presiden itu konsisten dengan ucapannya. Katanya mau bubarkan lembaga negara ini kok malah nambah lagi," tegas Adi.(GR/MHJ)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.