Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Penyaluaran BLT DD Tahap II Desa Wainib Kabupaten Kepsul Berjalan Lancar

Pemberian BLT Dana Desa di Desa Wanib, Sulabesi Selatan, Kepulauan Sula, Maluku Utara.
SANANA-Pemerintah Desa (Pemdes) Wainib, Kecamatan Sulabesi Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara, Kamis (09/07/2020), mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap II 15% kepada 75 warga.

BLT Dana Desa tahap II 15% tersebut di terhitung dari bulan April, Mei dan Juni. Dalam 3 bulan tersebut, masing-masing penerima dapat Rp. 1.800.000.

Kegiatan pembagian BLT Dana Desa yang dipusatkan di Gedung Pertemuan Desa Wainib itu, dihadiri langsung oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Kepsul, Abdul Fataha Umasangadji, Perwakilan Pemerintah Kecamatan Sulabesi Selatan, Kepala Desa Wainib Ilminia Umakaapa, Bendahara Desa Andili Duwila, Ketua BPD Amirudin Umagap serta seluruh jajaran aparat Desa Wainib.

Dalam pantauan Bizlawnews, kegiatan pembagian BLT Dana Desa tersebut dibuka langsung oleh Kepala Desa Wainib Ilminia Umakaapa. 

Dalam pembukaan kegiatan itu, Ilminia mengatakan bahwa Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa ini merupakan salah satu bentuk wujud perhatian Pemerintah kepada masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

Pada kesempatan itu, Iminia mengucapkan selamat kepada 75 warga yang hari ini telah berkesempatan menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa,serta meminta maaf kepada warga yang lain yang namanya belum terdata sebagai penerima BLT Dana Desa.

Ilminia mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur dengan adanya bantuan dari Pemerintah Pusat berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa yang telah diterima dan dinikmati oleh 75 orang warga di Desa Wainib.

"Saya meminta kepada sebagian warga yang hari ini belum berkesempatan menerima BLT dari Dana Desa agar tetap bersabar. Saya mengajak kita semua agar memperbanyak doa, insa allah ada lagi bantuan-bantuan lain dari pemerintah," papar Ilminia.

Ia juga menegaskan, BLT Dana Desa hanya diberikan kepada orang-orang yang sudah berkeluarga yang dibuktikan dengan Kartu Keluarga (KK). Bahkan untuk menerima BLT tidak bisa diwakilkan. Apabila suami berhalangan maka istri yang mengambil,  dan apabila suami dan istri sama-sama berhalangan maka anak yang namanya ada dalam KK yang bisa mewakili untuk menerima.(EDL)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.