Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Pimpinan DPRD Halteng Usulkan Pergantian Sekwan

Sekwan diusulkan untuk diganti oleh Pimpinan DPRD Halteng. Foto : Masdar Hi Ahmad.
Weda - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Halmahera Tengah (Halteng) mengusulkan ke Bupati Halteng untuk menggantikan Sekretaris Dewan (Sekwan) karena dinilai tidak mampu mengurus administrasi sekretariat Dewan.

Wakil Ketua I DPRD Halteng, Kabir Hi Kahar, Senin (20/7), mengatakan, terkait dengan sekwan ini dalam proses pengusulan ketua DPRD, sekwan tidak mau memproses, tidak tahu apakah ada intervensi kebijakan atau birokrasi,  tetapi secara faktual yang kita lihat, sekwan tidak mau menjalankan keputusan DPRD.

"Oleh karena itu, merujuk pada Undang-undang MD3 dan PP 12 tentang Tatib, kalau sekwan tidak masuk kantor selama 2×24 jam,  maka secara otomatis dianggap mengundurkan diri, sehingga pimpinan mengambil alih administrasi, karena sekretariat dewan itu terjadi kevakuman," ucapnya, Senin (20/7/2020).

Pada tanggal 15 Juli, pimpinan sudah mengeluarkan surat meminta sekwan untuk berkantor namun sampai saat ini tidak berkantor.

Pimpinan Dewan kemudian melayangkan surat ke Pemkab dengan nomor surat 170/205/DPRD/HT/2020 tentang penunjukan pelaksana tugas sekretariat DPRD Halteng.

"Sehingga pimpinan DPRD menyurat ke bupati, untuk melakukan pergantian sekwan dengan mengangakat Pelaksana tugas (PLT)  sekwan. Kalau dalam waktu 2×24 bupati tidak menggantikan sekwan, tentu agenda-agenda DPRD tidak akan jalan," jelasnya.

Menurutnya, hal ini kita sampaikan agar ketika agenda DPRD tidak jalan, publik tidak menilai DPRD yang bukan-bukan.
Karena aktivitas DPRD jalan itu harus di dukung dengan administrasi dan itu melekat pada sekwan.

"Kita tidak menuduh sekwan terlibat atau tidak,  yang jelas dia tidak menjalankan tugas sebagai sekwan dengan baik mulai dari tanggal 15 Juli sampai hari ini," tandas Kabir Hi Kahar.

Dia menambahkan, apalagi sekarang kita mempunyai tiga agenda penting yang sudah diputuskan dalam badan musyawarah (banmus) yakni rapat paripurna LKPJ, KUA PPAS, dan APBD perubahan. (DAR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.