Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Staf Kantor Kecamatan Oba Tengah Kota Tikep Desak Camat Oba Tengah Dicopot

Aksi para staf di Kantor Kecamatan Oba Tengah mendesak Walikota mencopot Camat Oba Tengah. Foto : Sukardi Hi Ahmad.
Tidore - Puluhan staf Kantor Kecamatan Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Provinsi Maluku Utara, melakukan aksi mogok kerja di kantornya pada Jum'at (24/7) ini.  Aksi ini merupakan buntut dari kinerja Camat Rudi Ipaenin yang dianggap otoriter.

Informasi yang dihimpun wartawan di lapangan, aksi yang digelar, Jum’at (24/7) pagi itu dilakukan para staf dan kepala seksi di kantor kecamatan. Selain keluar dan berkumpul di depan kantor, massa aksi juga membawa spanduk bertuliskan meminta camat dicopot dari jabatannya. ”COPOT CAMAT OBA TENGAH,” demikian isi spanduk para demonstran.

Menurut para staf, aksi tersebut merupakan puncak dari akumalasi sejumlah persoalan yang berkaitan dengan kepemimpinan Rudi. Camat dalam kebijakannya selalu dilakukan di luar hasil kesepakatan dalam rapat-rapat.

"Memang masalah ini sudah lama terjadi, hanya saja kami selalu bersabar dan berharap Camat bisa merubah gaya kepemimpinannya. Akan tetapi sampai sekarang gaya masih sepertu itu," ungkap Basri Ismail, salah seorang staf saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon usai aksi, Jum'at (24/7).

“Tidak ada pendelegasian tugas dan fungsi yang jelas dari Camat, pernyataan camat yang mengintimidasi pegawai Kecamatan Oba Tengah, kebijakan camat yang sepihak, tidak adanya keterbukaan camat dalam pengelolaan anggaran dan tidak ada kepercayaan camat terhadap pegawai Kecamatan Oba Tengah," berikut poin tuntutan dalam Surat Pernyataan sikap para staf tertanggal 21 Juli 2020.

Pada pernyataan sikap itu, para staf juga mengancam melakukan mogok kerja apabila tuntutan mereka tidak diakomodir Walikota Tikep Capt. Ali Ibrahim.

"Kami minta agar Walikota Tidore Kepulauan untuk segera menggantikan Camat Oba Tengah, Rudy Ipaenin dalam waktu 24 jam, terhitung sejak diterima sikap pernyataan ini," tegas pengunjuk rasa di akhir pernyataan sikap.

Sementara Camat Oba Tengah, Rudy Ipaenin saat dikonfirmasi mengaku belum tahu tuntutan dalam aksi tersebut. Bahkan ia menuding aksi tersebut didalangi oleh sekretarisnya, Issei Arahman.

"Saya juga belum tahu persis apa tuntutan aksi yang dipimpin Sekcam tersebut. Tadi Sekcam cuma bilang dorang datang untuk bentangkan spanduk trus foto fan kase naik di medsos. Itu saja. Saya sementara menuju Tidore untuk lakukan pertemuan dengan Sekcam dan kawan-kawan yang akan dimediasi oleh Bapak Walikota," demikian kutipan Camat Rudi melalui aplikasi pesan kepada wartawan.(Sukardi Hi Ahmad)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.