Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Aktivitas PT IWIP Lumpuh Akibat Banjir di Halmahera Tengah

Banjir yang menerjang kawasan Lelilef, Weda Tengah, Halmahera Tengah, Rabu (28/8), memgakibatkan aktivitas perusahaan PT IWIP terhenti. Foto : Masdar

Weda - Aktivitas PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (PT. IWIP) di Lelilef Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah terlihat lumpuh akibat diterjang banjir .

Sejumlah aset berupa bangunan dan peralatan pabrik smelter dan fasilitas umum ikut terendam banjir.

Informasi yang diperoleh dari beberapa sumber dan karyawan PT IWIP saat ditemui di Kilometer 3 Desa Fidi Jaya mengatakan, akibat dampak dari banjir ini sejumlah karyawan terjebak dan tak bisa melewati jalur menuju lokasi tempat mereka bekerja.
Aktivitas karyawan terhenti karena banjir.

“Kondisi di lapangan sangat parah, terutama rekan-rekan yang ada di Lelilef,” ungkap salah satu karyawan PT IWIP, saat ditemui di kilometer tiga desa Fidi Jaya, siang tadi.

Diketahui banjir yang menerjang jalan Transhalmahera dan beberapa area di kawasan industri Weda Bay disebabkan hujan deras selama dua hari ini, akibatnya sungai Ake Jira dan Ake Sake meluap.

“Saat ini, Manajemen PT IWIP sedang melakukan evakuasi, adapun aktivitas kerja di pabrik smelter untuk sementara waktu akan dihentikan sampai banjir termitigasi,” jelas Bagian Media & Komunikasi Publik Departemen Komunikasi Eksternal PT Indonesia Weda Bay Industrial Park dalam keterangan resmi, press release, Rabu (26/8/2020).

Sementara itu dilaporkan ketinggian banjir saat ini sudah mencapai satu meter lebih dan banjir menghantam ruas jalan utama, dan sejumlah bangunan serta beberapa kontainer yang ada di area tambang ikut hanyut terseret banjir. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Terkait ini, kerugian materil yang ditimbulkan akibat peristiwa ini belum ada laporan lebih lanjut.(DAR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.