Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Miris, DPRD dan Pimpinan Kota Tikep Malah "Perang" Pernyataan

Murat Polisiri, Ketua Komisi II DPRD Kota Tikep
Tidore - Situasi politik antara Pemerintah Kota dengan DPRD Tidore Kepulauan (Tikep) menghangat. Ruang publik di sana dihiasi pernyataan dari kedua pihak.

Imbas dari empat fraksi DPRD Kota Tikep yang menolak Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD, membuat pihak eksekutif melontarkan pernyataan kurang enak ke legislatif. Wali Kota Capt. Ali Ibrahim dan Wakil Walikota Muhamad Senen menyatakan di ruang publik, empat fraksi yang menolak itu merupakan suatu hal yang lucu. Malahan, Wakil Walikota meminta kepada Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) agar mengadit 16 angota DPRD Kota Tikep yang menolak LPP APBD itu.

Ketua Komisi II DPRD Kota Tidore Kepulauan Murat Polisiri kepada wartawan media ini mengatakan, "Wali Kota yang melontarkan pernyataan itu bagi saya mencerminkan ketidakfahamannya. Rapat Paripurna yang dilakukan oleh DPRD terkait dengan pandangan akhir fraksi terhadap LPP APBD tahun 2019 adalah Paripurna resmi."

Kemudian, lanjutnya, terkait dengan pernyataan wakil walikota yang menyarankan kepada BPK agar membidik 16 anggota DPRD yang tergabung dalam fraksi yang menolak LPP APBD TA 2019 itu merupakan suatu pernyataan yang kurang pantas dilontarkan oleh pimpinan daerah.

Dia juga menambahkan, temuan - temuan BPK terhadap penyelenggara pemerintah adalah hal yang biasa. "Bagi saya Wali Kota dan Wakil Wali Kota harus berkonsentrasi, mempertangungjawabkan dukungan mobilitas air dan dukungan mobilitas darat yang tertuang dalam LPP APBD tahun 2019," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, indikasi double anggaran terhadap kegiatan itu. Malahan, TPAD yang diutus dalam rapat bersama PANSUS DPRD juga tidak mampu mempertanggungjawabkan, terkait dengan dukungan mobilitas darat dan mobilitas laut.

"Kalaupun mereka menganggap itu sudah terlaksana, harus dibuktikan dengan bukti fisik dukungan mobilitas air dan dukungan bobilitas darat," ucap Murat. (LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.