Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Pemerintah Desa Wainib Merespon Positif Pembukaan Sub Penyalur BBM

Pembangunan sub penyalur BBM di Desa Wainib, Kecamatan Sulabesi Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula mendapatkan dukungan dari masyarakat.
Sanana - Pemerintah Desa Wainib Kecamatan Sulabesi Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) merespon baik dengan akan di bukanya Sub Penyalur BBM di Desa Wainib. Hal tersebut di sampaikan Pj. Kepala Desa Ilminia Umakaapa kepada sejumlah wartawan, Minggu (30/08/2020).

Pj. Kepala Desa Ilminia Umakaapa yang di dampingi Ketua Pemuda Mulkin Fokaaya, pada kesempatan itu, berharap dengan adanya kehadiran Sub Penyalur BBM yang di buka di Desa Wainib bisa menjawab kebutuhan BBM bagi masyarakat Sulabesi Selatan khususnya Desa Wainib dan sekitarnya.

Lanjut Ilminia, Desa Wainib ini bisa dikatakan sebagai sentra ekonomi di Kecamatan Sulabesi Selatan karena semua masyarakat di seluruh desa di Kecamatan Sulabesi selatan yang mau bepergian ke ibu kota kabupaten maupun dari ibu kota kabupaten mau balik ke desa maka harus lewat di Desa Wainib. Bahkan warga Kecamatan Sulabesi Barat juga sebagian besar kalau mau ke ibu kota maka harus lewat ke Desa Wainib.

"Olehnya itu dengan adanya kehadiran Sub Penyalur BBM yang di bangun di Desa Wainib merupakan jawaban dari kebutuhan kami selama ini," ujar Ilminia.

Sementara saat disinggung mengenai dengan SPBU Kompak yang juga di bangun berdekatan dengan Sub Penyalur BBM yang jarak nya hanya 500-600 meter, Pj. Kades Ilminia dan Ketua Pemuda engan berkomentar lebih jauh terkait dengan izin atau rekomendasi pembangun SPBU Kompak.

Sebagai Pj. Kepala Desa, saya tetap tunduk kepada rekomendasi Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) dalam hal ini Dinas Perindagkop menyangkut dengan pengeluaran izin pembangunan Sub Penyalur BBM."Ijin mana yang telah di keluarkan pemerintah daerah maka kami Pemerinta Desa tetap tunduk dan ikuti," cetus Iminia.

Sementara Ketua Pemuda Mulkin Fokaaya menjelaskan bahwa, sebelum dibangun Sub Penyalur BBM di Desa Wainib, pihak pengelola sudah lebih dulu melakukan audiensi dengan masyarakat, ada sekitar 1000 KTP masyarakat dari Desa Sekom sampai Desa Wai Gay yang di ambil sebagai bukti persetujuan.

"Saat pengambilan KTP, semua warga setuju untuk membangun Sub Penyalur BBM karena memang ini menjadi kebutuhan," ungkap Mulkin.

Mulkin Fokaaya juga menolak terkait adanya sekelompok orang yang mengatasnamakan masyarakat dan pemuda Desa Wainib yang mendesak Pemerintah Daerah untuk mengeluarkan Izin atau Rekomendasi SPBU Kompak.

Pj.Kades Ilminiah Umakaapa dan Ketua Pemuda Mulkin Fokaya menegaskan bahwa terkait dengan Izin dan Rekomendasi biarlah itu menjadi ranah Pemerintah Kabupaten."Soal Izin dan Rekomendasi itu bukan menjadi urusan Kami, biar itu menjadi urusan di Pemerintah Kabupaten," tegasnya.

Menurut Pj. Kades dan Ketua Pemuda, letak Sub Penyalur BBM yang akan buka nanti sangat strategis karena berada dipertigaan jalan yang menghubungkan antara Desa Wainib dan Desa-desa tetangga di Kecamatan Sulabesi Selatan dan Desa-desa yang lain di Kecamatan Sulabesi Barat.Tutur mereka. (EDL)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.