Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Rapat TAPD dan DPRD Morotai Nyaris Ricuh

MOROTAI - Rapat penyampaian realisasi pergeseran anggaran oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pulau Morotai ke DPRD Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, Jumat (7/8/2020), berlangsung ricuh.

Data yang dihimpun media ini, bermula saat Ketua Fraksi Gerakan Amanat Nasional (GAN) Ruslan Ahmad dan Kepala Dinas Keuangan M Umar Ali yang saling kecam hingga nyaris adu jotos.

Insiden itu bermula saat Ketua Fraksi GAN merasa tidak puas dengan keterangan yang disampaikan Kepala BPKAD soal nilai realisasi anggaran Covid-19 ke Tim Gugus Tugas (Gustu) sebesar Rp 17 Milyar lebih, karena dianggap berbeda dengan yang disampikan Bendahara Gustu dalam hal ini Kejari Morotai Supardi di media massa.

"Jadi, prinsipnya bahwa memang apa yang anda sampaikan dan buat sebagaimana rincian 17 miliar itu yang digeser ke rekening Gustu itu menjadi polemik, coba anda lihat beberapa kali komentar Bendahara Gustu berbeda dengan yang anda tuangkan disini," cetus Ruslan.

Pernyataan Ruslan itu langsung ditanggapi Kepala BPKAD. "Saya berdasarkan data, saya punya bukti, ini bukti rekening koran dan SP2D juga ada, jadi yang sudah di transfer itu sebesar 17 Milyar," balas Umar.

Namun penjelasan Kadis masih belum memuaskan Ruslan, hingga terjadi perdebatan yang alot. Sampai-sampai mantan aktivis Ampera itu membanting microfonnya, sehingga suasana berubah menjadi ricuh. Usai dilerai, Ruslan langsung meninggalkan ruang rapat. Namun rapat tetap dilanjutkan hingga selesai.

Dari rapat tersebut dapat diketahui dari Rp 58,5 Milyar pagu anggaran untuk penanganan Covid-19 Pulau Morotai, yang sudah direalisasi sampai dengan Agustus 2020 sebesar Rp 29,8 Milyar.

Rincian sumber dana Rp 29,8 Milyar itu, yaitu DAK Rp 11,7 Milyar, DAU Rp 3,8 Milyar dan DID Rp 14,2 Milyar. Dan dari total realisasi itu, Rp 17,8 Milyar dintaranya dikelola langsung oleh Gustu Covid-19, sisa Rp 11,9 Milyar dikelola oleh Insansi terkait. Sementara pagu anggaran Covid-19 Morotai yang tersisa masih Rp 28,6 Milyar.(FM/WIS/RED)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.