Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Riyanta Akui HR Bukan Anggota GJL

Riyanta bersama Para Kades. Foto : Wisnu.
Pati - Puluhan Kepala Desa (Kades) yang tergabung Persatuan Kepala Desa dan Perangkat Desa (Pasopati) Kabupaten Pati mendatangi kantor sekretariat Lembaga Gerakan Jalan Lurus (GJL) Pati Rabu (2/9/2020) di perumahan winong Kabupaten Pati.

Kedatangan para kepala desa kali ini untuk mempertanyakan HR, salah satu oknum yang mengaku dari LSM GJL yang sebelumnya diduga melakukan pengancaman dan intimidasi terhadap Lasman, yang berstatus sebagai Kepala Desa Tlogorejo Kecamatan Winong Kabupaten Pati.

Kedatangan puluhan Kades yang diterima langsung oleh Ketua GJL Pati Riyanto itu untuk memastikan apakah HR adalah orang ring 1 GJL dan sangat dekat dengan Riyanta selaku Ketua dan pendiri GJL Pati.

"Saya datang kesini untuk menanyakan, apakah HR adalah anggota GJL atau bukan, karena sesuai pengakuan yang bersangkutan adalah Ring 1 dari GJL," ungkap Ketua Pasopati Pati Dwi Totok kepada Ketua GJL Pati Riyanta.


Menanggapi hal itu, Riyanta sendiri membantah bahwa HR adalah anggota GJL, bahkan dirinya juga sudah menyuruh salah satu anggota GJL pati untuk menyurat ke Kejari dan Polres Pati agar menindak lanjuti masalah tersebut, apalagi selama ini dari GJL Pati sendiri belum mengaluarkan kartu keanggotaan dari GJL.

"Saya sampaikan bahwa HR ini bukan anggota GJL, dan saya juga sudah berkoordimasi dengan Kades yang mendapat ancaman, termasuk Ketua Pasopati melalui pesawat selulernya, tapi tidak diangkat," tandas Riyanta.

Dirinya juga meminta apabila ada oknum yang mengaku dari anggota GJL, lalu membuat ulah di desa-desa, agar para Kades melaporkannya ke aparat kepolisian, sebab dari GJL tidak pernah mengijinkan anggota GJL untuk membuat ulah apalagi melakukan teror atau intimidasi.

"Jadi silahkan tangkap apabila ada oknum yang mengaku ngaku anggota GJL yang berbuat ulah, dan silahkan lapor ke polisi," tegasnya.(WIS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.