Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Tak Bermasker dan Tak Patuhi Jam Malam akan Ditindak Tegas di Kabupaten Pati

Ilustrasi penegakan peraturan tentang protokol kesehatan. Mereka yang tidak bermasker dikenai sanksi tegas. Foto : Ist.
Pati - Bupati Pati Haryanto memimpin apel dalam rangka razia jam malam,  sebagai bentuk penegakan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 66 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Pati Nomor 49 Tahun 2020 tentang Pedoman Menuju Tatanan Normal Baru Pada Masa Pandemi Penyakit  Virus Corona 2019 di Kabupaten Pati.

Kegiatan apel yang dilaksanakan Senin (14/9/2020) malam kemarin, merupakan tindak lanjut dalam menyikapi masyarakat yang sebelumnya masih acuh dan belum jera terhadap sosialisasi dan penertiban Perbup Nomor 49 Tahun 2020.

"Maka dengan menggunakan acuan Inpres Nomor 6 Tahun 2020, kita tingkatkan sanksi administrasi yaitu berupa denda bagi yang tidak menggunakan masker sebagaimana telah tertuang pada Peraturan Bupati Pati Nomor 66 Tahun 2020," kata Haryanto dalam paparannya saat memimpin apel.

Menurutnya, masyarakat diharapkan jera dan tidak melanggar protokol kesehatan, sehingga penerapan mekanisme itu akan diberlakukan mulai Senin (14/9/2020) dan eksekutornya adalah dari Satpol PP, adapun pelaksanaannya ada di Satgas masing-masing desa maupun kecamatan.

“Mudah-mudahan hal ini bisa menjadikan masyarakat jera, karena kita menyelamatkan jiwa masyarakat," kata Bupati.

Lebih lanjut Haryanto menuturkan bahwa perekonomian dan aktivitas yang ada di masyarakat tidak akan dihalangi oleh pemerintah. Para penegak regulasi hanya sekadar melaksanakan amanat Peraturan Bupati yang telah dibuat guna penerapan protokol kesehatan.

"Sehingga jika semua berjalan dengan baik, tentu akan mengurangi peningkatan klaster dalam penularan Covid-19 di Kabupaten Pati dan menjadikan Pati kembali aman", paparnya.

Ia juga meyakini bahwa pembatasan aktivitas masyarakat yang tidak perlu dan penertiban jam malam merupakan hal yang harus dilakukan untuk menanggulangi Covid-19 saat ini.

“Jam malam kami batasi hingga jam 22.00 WIB, kalau nanti ada yang bekeliaran tidak menggunakan masker, kita jemput, kita suruh pulang. Jika diberikan sanksi sosial tidak jera, kita akan berikan sanksi administrasi," tegasnya.

Mulai malam ini, lanjutnya, pemerintah akan melakukan penertiban di tempat-tempat kerumunan massa.

“Kita tidak pandang bulu, karena Perbup sudah mengatur. Orang punya kerja di atur, kegiatan pariwisata diatur, dan aktivitas di ruang publik lainnya juga diatur. Tujuannya tentu agar kita tidak tertular Covid-19", ujarnya.

Bupati pun berharap dukungan dari Polri, TNI dan seluruh unsur tokoh masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Pati.

"Kuncinya dengan membudayakan masyarakat agar menggunakan masker supaya tidak menimbulkan klaster-klaster baru," imbuhnya.

Usai apel, razia dilaksanakan oleh dua tim, dimana tim 1 mengarah ke barat hingga Kecamatan Margorejo sedangkan tim 2 mengarah ke timur yakni Kecamatan Juwana.(WIS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.