Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Tiga Pasang Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tikep Dinyatakan Memenuhi Syarat

Rapat penyerahan hasil penelitian keabsahan dokumen syarat bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tikep pada Minggu (13/9) di Aula Kantor KPU Kota Tikep. Foto : Sukardi.

Tidore
- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Provinsi Maluku Utara (Malut) menggelar rapat penyerahan hasil penelitian keabsahan dokumen syarat bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tidore Kepulauan di aula KPU Kota Tidore Kepulauan, Minggu, 13 September 2020.

Berdasarkan hasil penelitian KPU Kota Tikep, dokumen pasangan calon tidak ada lagi perbaikan dan dinyatakan memenuhi syarat calon baik pasangan calon Ali Ibrahim, MH dan Muhammad Senin, SE (AMAN), Salahuddin Adrias, ST, M.AP dan Muhammad Jabir Taha (SALAMAT) serta Basri Salama, SPd dan Dr. Muhammad Guntur Alting, MPd, MSi (BAGUS).

"Seluruh dokumen bakal pasangan calon telah diverifikasi dan dinyatakan memenuhi syarat," kata Ketua KPU Kota Tidore Kepulauan, Abdullah Dahlan.

Rapat itu dihadiri tim pemenang, LO dan partai politik pengusung bakal pasangan calon serta Bawaslu Kota Tidore Kepulauan.

Rapat itu digelar setelah KPU Kota Tidore Kepulauan menerima hasil pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tidore Kepulauan dari tim pemeriksa kesehatan Rumah Sakit Chasan Boesorie, Ternate.

"Tiga bakal paslon dinyatakan sehat oleh tim pemeriksa kesehatan, hasil pemeriksaan itu menjadi salah satu syarat calon," katanya.

Pemeriksaan kesehatan untuk paslon wali kota dan wakil wali kota Tidore Kepulauan digelar dari 7-10 September 2020.

Pemeriksaan kesehatan hari pertama adalah bakal calon wakil wali kota paslon SALAMAT, Muhammad Jabir Taha. Pada 8 September pemeriksaan kesehatan bakal calon wakil wali kota paslon BAGUS, Dr. Muhammad Guntur Alting, MPd, MSi.

Sementara pada 9 September, pemeriksaan kesehatan bakal paslon wali kota dan wakil wali kota Ali Ibrahim, MH dan Muhammad Senin, SE (AMAN), sedangkan pada 10 September pemeriksaan kesehatan Salahuddin Adrias, ST, MAP (bakal calon wali kota paslon SALAMAT) dan Basri Salama, SPd (bakal calon wali kota paslon BAGUS).  

"Perbedaan waktu pemeriksaan kesehatan itu dikarenakan penyesuaian dengan keluarnya hasil pemeriksaan swab PCR," kata komisioner KPU Kota Tidore Kepulauan, Abdulharis Doa. (LAK)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.