Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Demo Setahun Jokowi-Ma'ruf; Dijaga Marinir Dinilai Efektif Tekan Aksi Anarkis

Kehadiran Marinir membuat suasana aksi massa 20 Oktober menjadi tenang dan kondusif. Foto : Ist.

Jakarta -
Hari ini, Selasa, 20 Oktober 2020, tepat setahun Joko Widodo - Ma'ruf Amin memimpin Indonesia. Usia setahun bagi pasangan ini, namun tahun keenam bagi sang Presiden, Joko Widodo atau kerap disapa Jokowi.

Aksi massa hadir di "peringatan" itu. Mereka masih menyuarakan isu hangat, UU Cipta Kerja atau acap kali disebut Omnibus Law. Meskipun ada pula isu yang mereka bawa, seperti penegakan hukum yang pandang bulu dan malah ada tulisan poster diantara massa aksi yang meminta Jokowi untuk turun.

Di Jakarta, aksi unjuk rasa dimulai siang. Massa aksi yang dimotori BEM SI atau Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia berdatangan di seputar patung kuda, dekat Bank Indonesia. Mereka ada yang melaksanakan sholat di sana sebelum memulai aksinya.

Hari ini, penjagaan aksi massa terlihat tak seperti aksi 8 dan 13 Oktober 2020 lalu. Terlihat aparat dari Marinir mendominasi. Mereka tak membawa tameng ataupun perlengkapan pentungan. Apalagi pelontar gas air mata, mereka tak membawanya. 

Aparat dari Marinir ini cukup simpatik. Mereka tidak represif. 

Saat aksi massa berakhir, aparat dari Marinir menghimbau massa untuk membubarkan diri dengan membaur berjalan bersama massa aksi. Tak ada tindakan represif.

Ketika segerombolan massa tidak memakai almamater yang tersisa di seputar patung kuda sekitar pukul 17.30 WIB membakar ban. Mereka dengan tenang menghimbau massa itu untuk menyudahinya dengan berjalan membaur agar mereka mulai meninggalkan kawasan itu. Mereka juga memadamkan api yang berasal dari ban yang dibakar itu.

Massa pun menurutinya. Massa yang tak memakai jas almamater pun membubarkan diri. Tak ada aksi kekerasan, apalagi bakar-bakaran fasilitas publik.

Aparat dari Kepolisian Brimob juga turut menjaga, namun menjaga di objek-objek vital. 

Pendekatan terhadap massa aksi oleh Marinir ini dinilai berhasil menyejukkan situasi. Semoga, semua pihak dapat mengambil pelajaran dari aksi hari ini. (AR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.