Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Jembatan Layang Pun Melayang

Salman Naipon Jurkam HT-UMAR menyinggung soal tidak terealisasinya pembangunan jembatan layang di Desa Malbufa pada masa kepemimpinan sebelum Hendrata Thes. Foto : Ekhy Drakel.

Sanana 
-Ratusan masyarakat Desa Malbufa Kecamatan Sanana Utara, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Provinsi Maluku Utara (Malut) mengakui bahwa mereka belum pernah melihat jembatan layang yang dijanjikan mantan Bupati Kepulauan Sula dua priode Ahmad Hidayat Mus (AHM) yang juga adalah kakak dari salah satu Calon Bupati Kepsul saat ini, Fifian Adeningsi Mus. 


Hal tersebut diakui ratusan masyarakat saat Juru Kampanye (Jurkam) HT-UMAR, Salman Naipon menyampaikan orasi polotik, Senin (12/10/2020) malam. 


Salman mengatakan bahwa, sepukuh tahun yang lalu saat mereka berkampanye, mereka mengatakan, bahwa pilih kami nanti kami jadi bupati maka kami akan membuat jembatan layang untuk jadikan Pulau Sula dan Pulau Mangoli serta Pulau Taliabu menjadi satu daratan.


"Jadi saya mau tanya kepada masyarakat Desa Malbufa, tapi harus jawab dengan jujur. Sampai saat ini sudah pernah melihat jembatan layang itu atau belum?" tanya Salman. 

Masyarakat Desa Malbufa yang hadir pada kesempatan itu serentak menjawab, "belum." 

Kemudian, Salman pun nenanyakan kembali, "Jembatan layang itu ada atau tidak?" Ratusan mayarakat itu pun menjawab,"tidak ada."


Salman Naipon yang dijuluki Si Tukang Pantun itu pun langsung membuat pantun tentang jembatan layang di hadapan ratusan warga. Jadi bunyi pantun jembatan layang itu seperti ini. "Layang-Layang Terbang Melayang, Putus Benang Disambar Wayang, Siang dan Malam Saudara dan Orang Tua Terbanyang-Bayang, Jembatan Layang Sudah Melayang. (EDL)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.