Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Pengelola Usaha Nilai Bisnis Usaha Malam Tidak Melanggar KUHP


Pati -
Puluhan pekerja yang diduga pekerja malam plus-plus yang berada di caffe karaoke remang-remang lari tunggang langgang. Hal itu menyusul adanya razia mendadak yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Pati pada Jumat (24/10/2020) malam kemarin. Razia ini menyasar sejumlah tempat di wilayah Kecamatan Juwana dan Batangan, diantaranya Komplek Gajah dan Caffe Karaoke dideretan Ruko Juwana.

Razia mendadak yang dipimpin langsung Sekertaris Satpol PP Kabupaten Pati Imam Rifa'i itu dilakukan sebagai bentuk kegiatan penertiban terhadap penyakit masyarakat yang sampai saat ini masih menjamur.

"Biasanya kalau razia selalu dikabari terlebih dahulu, ini kok tiba-tiba ada razia, saya juga paham KUHP usaha karoke itu tidak melanggar hukum," tepis salah satu pria paruh baya, pengelola bisnis hiburan malam ketika dilakukan razia. 

Pengelola menganggap bahwa bisnis haram yang dilakukan itu tidak melanggar hukum. Penilaian itu tidak digubris Satpol PP, bahkan dalam kegiatan razia itu, pihak Satpol PP berhasil melakukan pendataan para wanita pekerja susila yang diketahui sering mangkal di sana.

Sekertaris Satpol PP Kabupaten Pati, Imam Rifa'i menuturkan, pihaknya akan terus melakukan razia penyakit masyarakat yang semakin menjamur di Pati, serta akan menindak tegas  para pelaku usaha prostitusi berkedok caffe karaoke.

"Kami tidak pandang bulu dalam  merazia tempat-tempat seperti ini. Razia akan terus kita lakukan, kalau masih membandel tetep beroperasi akan kami tindak tegas," tandasnya.

Dalam penegakan Peraturan Bupati Pati tentang Penanggulangan Penyebaran Wabah Covid-19, Satpol PP Kabupaten Pati akan terus fokus membubarkan kerumunan masyarakat yang berada di tempat hiburan malam.

"Razia memang difokuskan ditempat prostitusi yang berkedok caffe karoke, karena ditempat-tempat seperti itu tidak mungkin pengunjungnya menerapkan protokol kesehatan," tandasnya. 

Satpol PP Kabupaten Pati menghimbau, kepada para pelaku usaha caffe karaoke agar patuh dengan aturan pemerintah, dan dapat menghentikan usahanya sebelum pukul 22.30 WIB.

Diketahui Sebelumnya, aksi razia mendadak yang dilakukan oleh Satpol PP dikomplek prostitusi Gajah, Desa Batursari, Kecamatan Batangan, para pekerja dan pengunjung langsung buyar lari tunggang langgang, bahkan lampu diseluruh kompek serentak dipadamkan oleh para pelaku usaha, hanya saja dari kesigapan petugas, berhasil mendata para pekerja malam yang beroperasi setiap malam di wilayah tersebut. (WIS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.