Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Terkendala Refocusing Anggaran, Pembangunan Trotoar dan Drainase di Pati Baru Mulai Oktober 2020

Kepala Bidang Cipta Karya DPUTR Kabupaten Pati Arif Wahyudi. Foto : Wisnu.

Pati - 
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menganggarkan Rp 21 milyar melalui APBD induk tahun 2020 untuk pembangunan 6 titik trotoar dan drainese yang ada di Ibu Kota Kabupaten Pati. Adapun lokasi tersebut berada di Jalan P. Sudirman, Jiwonolo, Pemuda, Wachid Hasim, Tentara Pelajar, Dan M H Thamrin.

"Ada 6 titik yang dibangun untuk drainese trotoar, namun dari 3 titik itu dikerjakan oleh satu pemborong dengan 2 nama CV. yaitu, CV Sari Mulyo dan Sari Bekti," ungkap Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati Arif Wahyudi, Senin (19/10/2020).

Proyek pembangunan drainase dan trotoar di Pati baru mulai Oktober 2020 karena terkendala pelaksanaan kegiatan refocusing penanganan covid-19. Foto : Wisnu.

Menurutnya, pembangunan drainese diambil dari Anggaran APBD induk tahun 2020, sementara untuk pekerjaannya sendiri baru dilaksanakan pada Oktober 2020. Hal itu dilakukan lantaran terkendala dengan refocusing covid-19 sehingga harus molor.

"Tidak ada masalah kalau anggaran dari APBD induk baru dikerjakan bulan Oktober ini, karena sebelumnya tidak ada kejelasan, dan baru bisa dicairkan sekarang," tukasnya.

Meski begitu, lanjut Arif, penggunaan anggaran induk yang melekat pada APBD tahun 2020, dan baru digunakan pada Oktober 2020, sehingga tidak mempengaruhi APBD perubahan tahun 2020 Provinsi, sebab untuk aturan yang dilaksanakan mengikuti petunjuk dari Peraturan Gubernur (Pergub).

"Kita mengikuti Pergub, jadi tidak ada masalah," tandasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, sistem pengawasan yang dilakukan secara intern dimana dilakukan oleh staf teknik di DPUTR. Lalu, pekerjaan tersebut dimulai sejak pertengahan Oktober 2020, dan diperkirakan akan selesai pada 20 Desember 2020.

"Pekerjaan ini dilakukan karena di beberapa titik itu rawan genangan air ketika turun hujan, dan sistem alirannya sudah disesuaikan kemana air akan mengalir," tandasnya.(WIS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.