Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Masuki Resesi, INDEF Minta Tim Ekonomi Dirombak

 

Ekonom INDEF Bhima Yudhistira. Foto : gatra

Jakarta -
Indonesia memasuki resesi ekonomi. Hal ini dikarenakan pertumbuhan ekonomi di kuartal III 2020 minus 3,49 persen dan kuartal II 2020 negatif 5,32 persen. 

Desakan untuk mengganti tim ekonomi di kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin menguat. Salah satunya disuarakan oleh peneliti INDEF Bhima Yudhistira. Ia berpandangan, perlu ada perombakan kabinet terutama pada tim ekonomi karena respon menteri terkait sangat lamban dalam mengantisipasi resesi ekonomi.

Menurut Bhima, perlunya reshuffle kabinet dilakukan karena perlu adanya penyegaran dalam komposisi kabinet. Selain itu, sosok menteri yang menggantikan harus berlatar dan memiliki sense of crisis agar cepat melakukan tindakan penyelamatan ekonomi nasional.

"Reshuffle dibutuhkan sebagai penyegaran juga. Ganti dengan sosok profesional dan memiliki sense of crisis untuk percepat eksekusi stimulus PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) baik dalam waktu 2 bulan terakhir maupun tahun 2021," tandas Bhima Yudhistira.


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.