Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Masyarakat Desak Kejari Pati Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Proyek Pembangunan Kantor Camat Winong

 

Kantor Camat Winong, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah.  Foto : Wisnu.

PATI
- Masyarakat Kecamatan Winong Kabupaten Pati mendesak kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati untuk segera mengusut tuntas proyek pembangunan Kantor Camat Winong yang diduga terjadi penyimpangan. 

Proyek yang dibangun dari kucuran APBD dan dikerjakan dalam 2 tahap tahun 2018 dan 2019 dengan nilai Rp 2 milyar lebih itu, diduga untuk material yang dipakai tidak sesuai dengan bestek.  "Kita akan cek dulu, apabila terjadi temuan, maka akan kita tindak lanjuti," ungkap Kasipidsus Kejari Pati Hery belum lama ini.

Sesuai informasi, proyek tersebut untuk pekerjaannya tidak sesuai bestek, sebab untuk material yang digunakan seperti pasir dan besi yang digunakan tidak disesuaikan dengan RAB yang sudah dibuat.

"Kalau memang itu tidak sesuai dengan RAB, kemungkinan terjadi penyimpangan, jadi sementara ini kita akan lakukan full baket dulu, untuk lakukan pengembangan," tandasnya.

Informasi yang dihimpun, proyek kantor camat tersebut sesuai pernyataan sejumlah staf di kantor camat mengatakan bahwa bangunan yang baru dikerjakan 2 tahun sudah terjadi kebocoran di teras kantor termasuk di beberapa titik bangunan ketika turun hujan, bahkan untuk kamar mandi yang ada sering menimbulkan bau yang tidak sedap.

Kasipidsus Kejari Pati Hery. Foto : Wisnu.

"Iya mas, untuk teras saja sudah bocor, padahal belum lama selesai kantor itu dibangun," ujar salah satu staf kantor camat.

Sementara pernyataan dari Kabid Cipta Karya DPUTR Kabupaten Pati Arif mengaku bahwa apabila terjadi kerusakan pada kantor camat itu, sesuai rencana akan diperbaiki dengan menggunakan anggaran perawatan dari kantor Camat, hanya saja hal itu menjadi pernyataan warga bahwa tidak seharusnya untuk perawatan itu diambilkan dari dana perawatan kantor camat, karena sesuai aturan untuk perawatan bisa dianggarkan minimal setelah 5 tahun dikerjakan, bukan 1 sampai 2 tahun selesai dikerjakan.

"Sesuai aturan, kalau pernyataan Kabid Cipta Karya akan memperbaiki dari dana perawatan kantor camat, itu artinya menabrak aturan, kalau untuk perawatan minimal 5 tahun," jelas salah satu warga Winong, melalui pesawat selulernya. (WIS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.