Header Ads

https://bizlawnews.id/

Lintas Pati; Diduga Depresi, Kakek Mengakhiri Hidup Gantung Diri

Aparatur Desa, Kepolisian dan TNI mendatangi lokasi kejadian di Desa Mangunrekso, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Foto : Wisnu

PATI
- Seorang kakek bernama JN (75) warga Dukuh Rumasan RT 6/2 Desa Mangunrekso Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati Jawa Tengah ditemukan tewas tergantung di tiang kamar rumahnya Kamis (28/1/2021), sekitar pukul 00.30 WIB.
 

JN mengakhiri hidupnya dengan melakukan gantung diri menggunakan tali yang diikat di tiang kamar rumahnya. Aksi ini dilakukan karena diduga korban mengalami depresi sakit yang dialami.


Dari informasi yang dihimpun, korban yang tiap malam tidak menempati rumahnya itu tiba-tiba pamit kepada cucunya Heru (23) untuk buang air kecil. Namun karena tidak kunjung datang, sang cucu mencari dan mengecek keberadaan korban, ketika di rumahnya JN yang jarang ditempati, sang cucu yang ditemani ayahnya Jasmini (52) yang merupakan menantu korban, melihat sarung yang biasa dipakai korban tergeletak di kursi depan rumahnya, sementara pintu rumah masih terkunci, dan lampu belakang rumah juga pecah habis dipukul dengan benda keras.


Karena penasaran, Jasmini yang ditemani anaknya dan Radiyo salah satu warga Rumasan langsung mendobrak pintu depan rumah, hanya saja ketika masuk kamar, yang bersangkutan langsung kaget karena melihat JN sudah tergantung dan terikat lehernya di tiang dalam kamar.

"Kami panik dan langsung turunkan korban, sebab aksi gantung diri yang dilakukan belum lama, karena badannya juga masih kelihatan hangat, jadi kami langsung melakukan upaya penyelamatan, hanya saja korban tidak tertolong," ungkap Jasmini di lokasi kejadian.


Kepala Desa Mangunrekso Agus Sukamto ketika dikonfirmasi membenarkan adanya aksi bunuh diri dengan cara gantung diri yang dilakukan oleh JN. Dari hasil dugaan sementara korban mengalami depresi akibat sakit yang diderita.

"Pihak keluarga sudah menerima dengan aksi JN, sehingga langsung diserahkan dan keesokan harinya korban langsung dimakamkan," jelasnya.(WIS).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.