Header Ads

https://bizlawnews.id/

Perpanjangan Asimilasi, Sudah 296 Warga Binaan Mendapatkan Asimilasi

Krismiyanto, Kasubsi Registrasi dan Bimkemas Lapas Kelas IIB Pati. Foto : Wisnu.

PATI -
Pemerintah pusat melalui Kementrian Hukum dan HAM memberikan perpanjangan asimilasi sesuai Peraturan Menteri Nomor 32 tahun 2020, yang tertanggal 18 Desember tahun 2020 tentang kelanjutan Peraturan Menteri Nomor 10 Tahun 2020, yang ditetapkan mulai 1 April sampai 31 Desember 2020.


"Untuk asimilasi memang diperpanjang, sesuai kelanjutan Permen Nomor 10 Tahun 2020 yaitu berakhir sampai dengan 31 Juni 2021," ungkap Kasubsi Registrasi Dan Bimkemas Lapas Kelas IIB Pati Krismiyanto Kamis (28/1/2021).
 

Menurutnya, perpanjangan asimilasi ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan Covid-19, yang sampai saat ini masih menyebar di seluruh pelosok negeri. "Asimilasi ini diberikan sebagai bentuk pencegahan covid 19, dan syarat utamanya yakni bagi warga binaan yang sudah menjalani 1/2 masa tahanan maka bisa mengikuti asimilasi," tambahnya.
 

Untuk tahun 2020, lanjut Krismiyanto, sudah ada 280 orang yang mendapatkan asimilasi,  sementara untuk 3 orang dianggap gagal lantaran tersandung kasus lagi dalam perkara pencurian, sedangkan dalam perpanjangan asimilasi di awal tahun 2021, sudah ada 16 orang lagi yang mendapatkan asimilasi. Jadi, untuk jumlah keseluruhan ada 296 warga binaan yang mendapatkan asimilasi.

 "Asimilasi ini diberikan pada warga binaan yang tidak tersandung kasus narkoba yang terkena PP 99 yaitu pidana diatas 5 tahun, teroris, trafficking, money loundring, tipikor ditambahkan yang baru kasus pembunuhan berencana, dan pencurian dengan kekerasan, dan pencabulan," pungkasnya. (WIS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.