Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Pati Vaksinasi Wartawan

Wartawan dari organisasi profesi PWI dan IJTI Pati pada Selasa (23/02) divaksinasi oleh Pemkab Pati. Mereka termasuk profesi yang rentan tertular virus covid-19. Foto : Wisnu. 

PATI
- Sejumlah wartawan yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kabupaten Pati, Selasa (23/2/2021), disuntik vaksin CoronaVac. 

Para kuli tinta tersebut divaksin sebagai salah satu bentuk upaya pencegahan covid-19 lantaran yang bersangkutan termasuk pekerja yang sering berkomunikasi langsung dengan sumber yang ditemui. 

Ketua PWI Pati M. Noor Efendi menjelaskan, para pekerja media itu memang mendapatkan prioritas utama setelah tenaga kesehatan (nakes). Apalagi tugas para wartawan yang dianggap berat di musim pandemi ini yang berkomunikasi langsung dengan masyarakat.

"Mereka (wartawan, -red) sering bertemu banyak narasumber, sehingga posisinya rawan tertular virus covid-19. Karena itu, kami berterimakasih kepada pemerintah daerah yang telah memprioritaskan wartawan untuk divaksin," ujarnya.

 Saat ini, lanjutnya, baru sejumlah wartawan yang bertugas di Kantor Pemerintah Kabupaten Pati yang divaksinasi, selanjutnya untuk wartawan lain akan dilakukan secara bertahap. Pihaknya juga menghimbau agar wartawan lain jangan takut untuk divaksinasi. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

"Saya berharap teman-teman tetap menjaga protokol kesehatan selama menjalankan tugas, meskipun sudah ada yang divaksin, dan jangan takut, karena ini untuk pencegahan," kata M. Noor Efendi.

 Sementara itu, Koordinator Vaksinator RSUD Soewondo, Joko Mardianto mengatakan bahwa vaksinasi ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, meski itu tidak menyeluruh namun bisa memutus mata rantai penyebaran. "Dengan adanya pelaksanaan vaksinasi ini, angka penderita covid-19 menurun tajam. Vaksin ini terbukti dapat menekan laju perkembangan covid-19. Masyarakat tidak perlu takut divaksin," pungkasnya. (WIS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.