Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Melalui Program KWM, Pemkab Halsel Tekan Penyebaran Covid-19

Forkompimda Kabupaten Halsel bergandengan tangan dengan pelaku usaha wisata dan masyarakat meluncurkan program Kawasan Wajib Masker (KWM) di daerah tujuan wisata di Halmahera Selatan. Peluncuran itu dimulai dari Kawasan Wisata Pantai Posi-Posi pada Sabtu (20/2). Foto : Udi.

Halsel -
Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara secara resmi menetapkan Kawasan Wajib Masker (KWM) bertempat di kawasan wisata Pantai Posi-Posi Desa Tuokona Kecamatan Bacan Selatan pada Sabtu,(20/02/2021).  

Peluncuran program Polres Halsel bertajuk KWM ditandai dengan deklarasi pernyataan bersama menyatakan bersedia dan siap mendukung pencanangan KWM guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Hal ini dilakukan karena tempat wisata yang satu ini amat ramai dan banyak sekali dikunjungi oleh wisatawan lokal. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, muspika, Kepala Desa Tuwokona serta tamu undangan lainnya. 

Bupati Halmahera selatan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Helmi Surya Botutihe, SE, MM dalam sambutannya menyampaikan kegiatan peluncuran kawasan wajib masker ini merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk menertibkan masyarakat agar patuh protokal kesehatan guna menekan jumlah penyebaran covid-19. 

Sementara itu Kapolres Halmahera Selatan yang pada kesempatan itu diwakili oleh Kasat Samapta AKP Tamrin mengatakan, tujuan pelaksanaan kegiatan itu untuk mendisiplinkan masyarakat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yakni 5 M; memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi. 

Melalui program tersebut, Tamrin berharap agar angka penyebaran covid-19 di wilayah kabupaten Halmahera Selatan bisa turun. Ia berharap agar semua pihak mampu bergandengan tangan untuk menyukseskannya. Terlebih lagi bagi masyarakat wajib untuk mentaatinya. 

Ia juga mengharapkan agar pelaku usaha di destinasi wisata Pantai Posi-posi agar menyediakan fasilitas penunjang seperti hand sanitizer, alat pengukur suhu badan, masker serta membatasi kunjungan warga dengan jumlah banyak. 

Pada kesempatan itu, Dandim 1509 Labuha yang diwakili oleh,Plh.Letda Samuel, mengatakan, sinergitas TNI-Polri dan unsur terkait sangatlah penting untuk mencegah penyebaran covid-19. Ia berharap agar melalui kawasan wajib masker ini masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. (UDI)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.