Header Ads

https://daihatsu.co.id/

Kemendikbud dan Kemenristekdikti Digabung, Muncul Kementerian Investasi

Setelah UU Cipta Lapangan Kerja (Omnibus Law), kini akan ada nomenklatur Kementerian Investasi dan Penciptaan Lapangan Kerja. Semoga tidak ada tumpang tindih dengan BKPM. Foto : Tempo

Jakarta - Usulan untuk menggabungkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) disetujui oleh DPR RI pada sidang paripuna ke-16, Jum'at (9/4).

Rapat Paripurna DPR RI juga menyetujui pembentukan satu nomenklatur pembentukan kementerian baru yakni Kementerian Investasi dan Penciptaan Lapangan Kerja.

Nomenklatur Kementerian hasil gabungan Kemendikbud dan Kemenristekdikti itu adalah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi. 

Sebagaimana telah diketahui, DPR telah menerima surat Presiden Nomor R-14/Pres/03/2021 perihal Pertimbangan Pengubahan Kementerian. Serta telah ditindaklanjuti melalui rapat konsultasi pengganti rapat Bamus pada 8 April 2021 yang menyepakati penggabungan dan pembentukan Kementerian tersebut.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan, pengambilan keputusan tentang penggabungan dan pembentukan Kementerian itu berdasarkan Pasal 19 ayat 1 UU 39/2008 tentang Kementerian Negara.

Paska persetujuan DPR ini, pemerintah tentunya harus mengantisipasi dampak dari penggabungan dua kementerian itu, misalnya saja bagaimana mekanisme jabatan di eselon I atau level Diretorat Jenderalnya. Apakah akan tetap sama ataukah juga akan dikurangi. 

Kemudian, untuk Kementerian Investasi dan Penciptaan Lapangan Kerja, seyogianya juga tidak berbentrokan dengan tugas dan fungsi pokok kementerian atau lembaga yang sekarang ini ada seperti Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk yang terkait investasi. (AR)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.