Header Ads

https://bizlawnews.id/

Polda Metro Jaya Amankan Tiga Orang dalam Kasus Pelolosan WNI dari India Tan Karantina

Mafia pelolosan WNI yang datang dari India diungkap Polda Metro Jaya. Kepolisian telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam pemulangan seorang WNI dari India tanpa proses karantina kesehatan sebagaimana mestinya. Foto : Kompas. 

Jakarta 
- Tindakan dua oknum warga yang meloloskan WNI yang baru tiba dari India tanpa proses karantina usai tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), bakal berdampak serius. Pasalnya penularan mutasi virus Corona jenis baru B1617 itu tengah menggila di India.

Karena itu, Polda Metro Jaya mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam pemulangan seorang WNI dari India tanpa melalui proses karantina kesehatan sebagaimana mestinya.

"Intinya, mereka meloloskan orang yang baru datang dari luar negeri tanpa melalui karantina," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombespol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Senin (26/4/2021) sore.

Yusri juga mengatakan pelaku yang membantu proses pemulangan  itu berinisial S dan RW. Sedangkan WNI yang dipulangkan dari India tanpa proses karantina tersebut berinisial JD yang diketahui tiba di Indonesia dari India pada Minggu (25/4) sekitar pukul 18.45 WIB.

"Setiap penumpang yang baru datang dari India memang ada pengetatan. Harus melalui karantina selama 14 hari tetapi yang bersangkutan tanpa melewati karantina kemudian diurus oleh seseorang inisial S. Lalu RW bisa berhasil lolos tanpa karantina terus kembali ke rumahnya," ujar Yusri.

Perwira menengah Polri ini juga mengaku tidak menutup kemungkinan ada penangkapan terhadap pelaku-pelaku lain yang turut terlibat dalam praktik tersebut. "Apakah ada pelaku lain? Ini masih kita dalami," cetusnya.

Yusri juga memaparkan saat ini ketiganya diamankan di Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Sebelumnya, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menegaskan larangan bagi warga negara India maupun pelaku perjalanan masuk ke Indonesia akibat melonjaknya angka kasus COVID-19 di negara tersebut.

"Pelayanan visa bagi warga negara India telah dihentikan sejak Kamis (22/4) pukul 12.00 WIB," terang Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham Jhoni Ginting melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (23/4).

Penghentian permohonan visa, lanjutnya, sesuai dengan instruksi Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly guna mengantisipasi penyebaran mutasi ganda COVID-19 dari India.

"Saya sudah perintahkan secara lisan sesuai dengan arahan Pak Menteri untuk permohonan visa dari India dihentikan sementara," pungkasnya. (RED)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.