Header Ads

https://bizlawnews.id/

BNNP Jateng Tangkap Kembali Jaringan Narkoba Jepara-Pati-Magelang-Banyumas

BNNP Jawa Tengah (Jateng) mengungkapkan momen pembatasan mudik oleh pemerintah dipergunakan para tersangka untuk mengedarkan narkotika jenis sabu. Foto : Wisnu.

SEMARANG -
Dua orang kurir narkoba jenis sabu diamankan tim Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah. Keduanya yang diketahui bernama Aviv Imron (38) warga Desa Lebak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara dan Misbachul Rojikin alias Kadal (23) warga Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara diamankan oleh BNNP dengan barang bukti sabu seberat 100 gram. 

"Dari hasil interogasi terhadap kedua tersangka diketahui bahwa sabu diambil di SPBU Secang Magelang dan akan dibawa ke Jepara," ungkap Kepala BNNP Jawa Tengah Brigjen Pol. Benny Gunawan saat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus narkotika jaringan Jepara - Pati - Magelang - Banyumas, Kamis (6/5/ 2021).

Lebih lanjut diungkapkannya, sesuai rencana sabu yang diambil akan diedarkan atas perintah seorang narapidana LP Kelas I Kedungpane Semarang yakni Zainur Rohmad alias Cempling (34) warga Desa Sekuro, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara yang saat ini juga diamankan oleh petugas LP Klas I Semarang dan diserahkan kepada Penyidik BNNP Jateng berikut 1 buah HP.

"Saat itu kedua pelaku membawa mobil avanza, dan mobilnya juga digeledah menggunakan anjing pelacak. Hasilnya, ditemukan kembali barang bukti tambahan berupa 1 bungkus narkotika jenis sabu seberat ±100 gram yang disembunyikan di bawah kursi depan mobil. Dengan demikian, total barang bukti yang disita dari jaringan ini sebanyak 200 gram Sabu," ujarnya.

Sebelumnya, kedua pelaku ini ditangkap oleh Tim Pemberantasan BNNP Jawa Tengah di Jalan Semarang - Magelang, tepatnya di wilayah Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, pada Rabu (21/4/2021) sekitar pukul 03.40 WIB.

"Sekarang keduanya sudah diamankan, dan akan ditindak lanjuti untuk mengungkap peredaran narkoba," tukasnya.

Ia mengungkapkan, para tersangka rencananya akan mengedarkan sabu 200 gram yang disita di Kabupaten Semarang menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Para sindikat narkotika memanfaatkan waktu sebelum penyekatan arus mudik yang dimulai pada tanggal 6 Mei 2021. 

Lantaran hal tersebut, BNNP Jawa Tengah beserta jajaran BNNK se-Jawa Tengah terus meningkatkan skala operasi untuk mengantisipasi peredaran gelap narkotika selama Ramadan dan Idul Fitri 1442 H.

"Pengungkapan kasus-kasus di atas merupakan operasi bersama antara BNNP Jawa Tengah, Direktorat Penindakan dan Pengejaran BNN RI, BNNK Banyumas, LP Klas I Kedungpane Semarang dan LP Klas II B Pati sebagai bentuk sinergitas aparat penegak hukum (APH) di wilayah Jawa Tengah untuk memberantas dan peredaran gelap narkotika," tandasnya.(WIS)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.